[Medan, Bukit Lawang] Pengalaman yang luar biasa dan menegangkan kembali terwujud lewat Patria Basic Training (PBT) DPC Patria – Medan, tanggal 11 & 12 Juni 2011 di Desa Bukit Lawang, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Desa Bukit Lawang adalah kawasan wisata sekaligus hutan konservasi satwa (orang utan) yang berjarak 86 km dari Kota Medan. PBT kali ini diikuti oleh 21 anggota DPC Patria – Medan dan mengundang Tanagus Dharmawan (Ketua Umum DPP Patria) dan Paulus Nyanavaddhano (Wakil Ketua Badan Pengembangan Organisasi - DPP Patria sekaligus Wakil Ketua DPD Patria – Sumut) sebagai pembicara di setiap sesi dalam PBT. Tema PBT kali ini adalah “Etika dan Manajemen Organisasi menuju Patria yang Cemerlang”. Pemilihan tema ini mengingat beberapa anggota Patria Medan yang diutamakan menyelesaikan 2 (dua) sesi wajib sesuai silabus PBT, yaitu: Etika Organisasi dan Tips-Tips Praktis Manajemen untuk Peningkatan Organisasi. PBT ini juga menjadi agak istimewa karena dihadiri Ketua DPC Patria – Asahan, Erwin.
PBT kali ini menemui cukup banyak halangan. Awalnya para kader Patria harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam dari Kota Medan. Setibanya di Bukit Lawang, peserta langsung disambut dengan hujan lebat. Meskipun demikian, kader-kader Patria tidak patah semangat dan tetap memiliki semangat yang tinggi, berjalan menuju ke lokasi pelatihan sambil diguyur hujan. Yang menegangkan adalah saat harus melewati jembatan yang dibuat dari kayu, selebar 2 dan 3 papan, licin dan di bawahnya terlihat jelas arus air sungai yang melaju kencang.
 [Foto Heryanto - Ketua Panitia dan Rudi Hanto - Ketua DPC Medan]
PBT akhirnya resmi dimulai pada pukul 19.30 WIB, dibuka oleh Ketua Panitia, Heryanto Khantiviriyapalo yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPC Patria – Medan, Rudi Hanto Jinaputto. Tentu karena ini adalah PBT, peserta membacakan Namakara-patha dan menyanyikan Mars Patria.
 [Foto Pembicara Sesi 1]
Pada pukul 20.00 WIB, sesi pertama PBT dimulai oleh Paulus Nyanavaddhano dengan materi Tips-Tips Praktis Manajemen untuk Peningkatan Organisasi Patria. Materi ini sangat menarik dan baru pertama kali dibawakan BPO DPP Patria dalam kegiatan Patria Basic Training. Di tengah-tengah sesi pertama ini, peserta diminta untuk melakukan aktivitas dan permainan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus menghayati materi yang diberikan. Peserta diberikan pemahaman mengapa keterampilan manajemen organisasi sangat diperlukan, selain isu kepemimpinan. Problem-problem manajemen organisasi yang terkait dengan tanggung jawab, delegasi tugas, manajemen rapat, dan lainnya dikupas dengan tuntas dalam bentuk problem-solusi-inspirasi-kesepakatan. Bentuk penyampaian seperti ini efektif mengundang interaksi dari peserta dan mengikat kesepakatan. Sesi pertama dinilai sangat memuaskan dan membuka wawasan luas para peserta untuk mempraktikkan sistem manajemen yang baik di dalam berorganisasi. Setelah sesi pertama selesai, peserta diizinkan untuk beristirahat pada pukul 23.00 WIB.
[Foto Pembicara Sesi 2]
Keesokan harinya, pada pukul 07.30 WIB, sesi kedua dibawakan Tanagus Dharmawan. Ketua Umum DPP Patria ini membawakan materi Etika Berorganisasi. Peserta diajak untuk menyelami bersama mengapa etika menjadi salah satu hal penting dalam berorganisasi. Di samping itu, peserta diajak untuk sama-sama memahami mengapa ketiadaan etika dalam berorganisasi akan memunculkan masalah-masalah rumit yang tidak mudah diatasi. Pembicara sesi ini mengajak peserta untuk mengenal Patria lebih dalam. Setelah itu, peserta diberikan pemahaman tentang aspek-aspek penting untuk mewujudkan kebersamaan. Ketiga, merawat diri sendiri dan Patria menjadi kewajiban bagi setiap anggota. Terakhir, filosofi pelayanan yang melekat pada diri Patria. Empat hal penting ini mendasari etika berorganisasi setiap anggota Patria. Materi yang awalnya dinilai berat ini ternyata mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi dari peserta. Ini terbukti dengan banyaknya sharing peristiwa-peristiwa terkait etika organisasi dari pemateri maupun peserta, tanya jawab, dan diskusi, yang sampai-sampai menyebabkan sesi ini berlangsung sampai empat jam!
 [Foto Diskusi di Sesi 2]
Terkait dengan materi Etika Berorganisasi, Panitia juga meminta William Jotikaro (Ketua Biro Organisasi dan SDM, DPD Patria – Sumut) untuk berbagi pengetahuan tentang Keberagaman Agama Buddha di Indonesia. Di sesi tambahan ini, peserta cukup terkesima melihat kenyataan Buddhisme yang sangat beragam di Indonesia, baik Sangha-nya, majelisnya, panditanya, sampai ke organisasi umat sendiri. Materi ini diberikan dengan tujuan agar anggota Patria dapat memahami situasi keberagaman ini sekaligus menyadari posisi dirinya dalam keberagaman itu.
Setelah makan siang, acara PBT kembali dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari Ketua DPC Medan, Wakil Ketua BPO – DPP Patria, dan tentu saja Ketua Umum DPP Patria. Rudi Hanto Jinaputto, selaku Ketua DPC Medan, menyampaikan kebahagiaannya dapat menunaikan kewajibannya untuk menyelenggarakan PBT secara lengkap, dan juga tekadnya untuk melaksanakan PBT selanjutnya untuk anggota-anggota yang belum pernah ikut ataupun belum lulus semua materi. Setelah itu, Paulus Nyanavaddhano selaku Wakil Ketua BPO – DPP Patria kembali menjelaskan dasar pemikiran pelaksanaan pelatihan Patria yang berjenjang dan terstandardisasi, dan adanya hak khusus untuk mengikuti Patria Intermediate Training (PIT) bagi yang sudah lulus PBT. Sebagai pamungkasnya, Ketua Umum DPP Patria, Tanagus Dharmawan menyampaikan rasa bahagianya dan pesan-pesan bijak untuk setiap peserta PBT. Kemudian, panitia tentu tidak lupa berterima kasih kepada para pembicara dengan memberikan kenang-kenangan.
[Foto Pemberian Kenang-kenangan utk Tanagus]
Acara puncak PBT adalah saat pemanggilan 11 orang lulusan PBT sekaligus pemberian sertifikat kelulusan. Kesebelas orang ini adalah angkatan pertama alumni PBT, yang artinya mereka telah mengikuti dengan baik tujuh materi wajib Patria Basic Training sesuai standar silabus pelatihan yang didesain oleh Badan Pengembangan Organisasi – DPP Patria. Kebahagiaan sekaligus kebanggaan 11 anggota Patria Medan ini terpancar keluar dari wajah masing-masing saat menerima sertifikat kelulusan PBT.
[Foto Wisudawan PBT]
Tentu bukan anak muda namanya kalau berpuas diri hanya dengan berfoto sekali. Peserta PBT kembali berfoto bersama dengan para pembicara. Rudi Hanto Jinaputto dan Heryanto Khantiviriyapalo selaku pemimpin dalam acara PBT kali ini mengambil posisi serve, di sebelah kiri dan kanan spanduk, yang artinya melayani semua kader-kader Patria selama PBT berlangsung. Dengan demikian, PBT ini diharapkan dapat mewujudkan DPC Patria – Medan yang cemerlang!
PATRIA… ONE SPIRIT! ONE DHAMMA!
 [Foto Rame-Rame Pegang Spanduk]
|