 Sebuah langkah awal telah dilakukan oleh DPC PATRIA Sampit. Sebuah kegiatan perdana telah berhasil diselenggarakan. Bertempat di Desa Runting Tada, Kelurahan Tanah Putih, Kecamatan Telawang, KM 42 Sampit – Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, DPC PATRIA Sampit bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Darwan Ali (BEM FE UNDA) melakukan bakti sosial. Desa ini dipilih karena hasil survei dari PATRIA dan BEM FE UNDA. Survei menunjukkan bahwa desa ini mayoritas penduduknya berpenghasilan tidak tetap dan kurang mampu. Desa ini merupakan salah satu contoh akibat kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pembalakan liar hutan di sekitar desa tersebut. [foto dapat dilihat di gallery ]
Bakti sosial diselenggarakan pada hari Selasa tanggal 23 Februari 2010 dimana bakti sosial ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari raya Magha Puja 2553 BE tanggal 28 Februari 2010. Walaupun bakti sosial diadakan pada hari biasa, rekan-rekan dari DPC PATRIA Sampit, DPD Kalimantan Tengah, dan BEM FE UNDA terlihat sangat antusias meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini.  Seluruh peserta baksos berkumpul di Vihara Dharma Mula, Sampit, pada pukul 08.30 untuk persiapan baksos. Pada pukul 09.00 WIB seluruh peserta berangkat menuju ke lokasi baksos. Jalan dari vihara ke KM 42 Sampit – Pangkalan Bun merupakan jalan raya propinsi sehingga dilalui dengan lancar. Sementara jalan dari KM 42 menuju lokasi baksos sebagian masih merupakan jalan tanah, sehingga sewaktu menuju ke lokasi baksos tidak mudah, apalagi satu malam sebelumnya diguyur hujan lebat. Beberapa kilometer rute jalan masih berupa jalan tanah yang becek dan berlumpur akibat hujan. Akhirnya pada pukul 10.00 WIB seluruh peserta sampai di tujuan.
Bakti sosial dimulai dengan pembagian bantuan kepada anak-anak sekolah dasar di SD setempat. Bantuan yang diserahkan berupa beberapa pasang sepatu dan kaos kaki bagi para murid yang tidak mampu, serta perlengkapan belajar bagi seluruh murid SD tersebut. Walaupun cuaca sangat terik, seluruh peserta baksos, murid-murid SD, beserta guru-guru SD terlihat sangat antusias mengikuti acara.
Setelah selesai pembagian bantuan kepada anak-anak sekolah dasar setempat, seluruh peserta baksos melanjutkan acara baksos dengan pembagian bantuan kepada masyarakat berupa sembako. Masyarakat terlihat begitu gembira dengan kegiatan kami. Setelah acara pembagian bantuan usai, peserta melakukan ramah-tamah. Selain itu, peserta baksos juga berkeliling desa dimana beberapa peserta menyempatkan diri untuk naik sampan milik penduduk.
Ada beberapa hal yang dapat kami petik selama baksos ini, antara lain:
• Sesuatu yang kecil nilainya bagi kita, bisa sangat bernilai bagi orang lain.
• Ketika kita terlatih untuk melepas sesuatu, semakin besar kebahagiaan yang akan kita peroleh.
• Jika kita tidak bersahabat dengan alam, maka kita pula yang akan menerima akibatnya.
Sebagai akhir kata, kami sangat berterima-kasih pada semua pihak dan donatur yang telah membantu terselenggaranya baksos ini. Kelebihan dana yang kami himpun, akan kami gunakan untuk kegiatan-kegiatan lain. Tidak lupa kami siap menerima saran dan kritik agar kegiatan-kegiatan kami yang akan datang dapat menjadi lebih baik dan bermanfaat.
|