Meraih Kesuksesan dengan Kekuatan Pikiran

“Dari Staff Polda hingga Umat Muslim Hadir dalam acara ini” Writen by : Kok Ha Ni Sabtu, 27 September 2014 merupakan hari di mana Organisasi DPD PATRIA SUM-SEL kembali lagi melaksanakan acara sekaligus program rutin Dhamma Talk yang spektakuler. Acara kali ini menghadirkan pembicara baru di bumi Sriwijaya yaitu YM Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera dan DR. Adi W. Gunawan, ST, M.Pd, CHWA, CCH.

YM Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera merupakan Kepala Sangha Theravada Indonesia dan menjadi salah satu bhikkhu yang sangat dihormati oleh berbagai kalangan masyarakat. Bhante juga telah menerima 7 penghargaan dari Sangha Srilangka dan 1 penghargaan dari Sangha Thailand. Dalam kesempatan ini, Bhante Panna menjadi keynote speaker untuk membuka sekaligus menyampaikan inti-inti materi dhamma talk.

Narasumber utama dalam dhamma talk kali ini sudah sangat tidak asing lagi di telinga kita, yaitu DR. Adi W. Gunawan, ST, M.Pd, CHWA, CCH. Beliau adalah seorang ahli hypnotherapy, akademisi, doctor dan penulis berbagai buku best seller. Sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi umat-umat beragama lain. Dari penuturan panitia humas, banyak permintaan tiket dari umat katolik, kristen, hindu dan islam. Banyak murid Pak Adi yang stay di Palembang sangat antusias menghadiri acara ini, mulai dari Staff Polda Sumsel, Bapak Haji, para agen asuransi, dsb. Mereka sangat tertarik dengan acara Dhamma Talk “The Power of Mind” yang diadakan oleh DPD PATRIA Sumsel.
Acara Dhamma talk kali ini mengangkat tema “Meraih Kesuksesan dengan Kekuatan Pikiran”. Acara dimulai dari jam 6 sore di Selebriti Entertainment Center, di mana sebelum acara dimulai semua anggota PATRIA beserta para pembicara, moderator dan MC melakukan briefing mengenai teknis acara dan run down acara agar acara nanti dapat berjalan dengan lancar. Setelah briefing selesai maka masuklah Kita pada awal acara, di mana para Bhikkhu, pembicara berserta moderator memasuki ruangan.

Acara pertama dari kegiatan ini dimulai dari kata sambutan pembukaan dari MC dan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan syair dhammapada dari pengurus PATRIA Sumsel. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian kata sambutan dari dari Ketua Pelaksana Dhamma talk Saudara Kok Ha Ni diteruskan dengan sambutan yang diberikan oleh Bapak Triroso selaku Pembimas Buddha Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sumatera Selatan.

Setelah kata sambutan selesai, para peserta dan tamu dengan antusias mendengarkan wejangan dhamma dari Keynote speaker YM. Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera. YM. Pannavaro Mahathera, menceritakan kisah yang sangat menarik. Berikut ringkasannya. Seorang pria memiliki rumah yang bagus. Di rumah ini ada satu jendela kaca yang besar dengan ukiran yang indah. Suatu hari, saat pulang ke rumah, ia mendapati jendela kaca besar ini pecah berantakan. Dan ia juga menemukan batu. Rupanya seseorang telah melempar kaca rumahnya dengan batu ini.

Pria ini marah luar biasa. Darah di kepalanya mendidih. Ia tidak terima kalau jendela kacanya pecah karena dilempari seseorang. Ia terus marah, tidur dalam kemarahan, dan besok pagi bangun juga marah.

Demikian kemarahannya berlanjut dari hari ke hari, minggu ke minggu. Ia tetap tidak bisa terima kalau jendela kacanya pecah. Tentu dengan terus memelihara kemarahan ini ia menjadi sangat menderita.

Pertanyaannya, "Siapa yang membuat ia menderita?
Apakah orang yang melempari jendela kacanya ataukah dirinya sendiri?"

Bagaimana menurut Anda? Setelah para audiens terbuka pikirannya, maka dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh narasumber Bapak Adi W. Gunawan. Pak Adi membawakan materi dengan sangat interaktif dan menarik. Pak Adi juga membuat simulasi mengenai kekuatan pikiran. Ada satu panitia yang terkena sugesti yang diberikan oleh Pak Adi sehingga jari tangannya, tidak bisa lepas setelah dicoba berkali-kali. Lalu “Meta” (panitia yang terkena sugesti) dibuat melupakan angka 5 dalam pikirannya. Hal ini membuat penonton takjub, karena tidak ada rekayasa dan hal ini benar-benar nyata di depan mata mereka. Setelah selesai memberikan materi para peserta di berikan waktu sejenak untuk meluruskan pinggang dan ke kamar kecil, di sela waktu ini panitia memberikan souvernir kepada para donatur dan sponsorship. Souvernir yang diberikan berupa replika rupang buddha dari daun bodhi berwarna hijau. Selanjutnya adalah sesi tanya jawab yang di handel oleh moderator dan para panitia sebagai mic runner, dalam sesi tanya jawab kali ini banyak peserta yang ingin bertanya karena merasa penasaran dengan kekuatan pikiran, namun karena waktu yang terbatas, maka sesi tanya jawab harus di cut. Hal ini menunjukkan animo masyarakat untuk memahami buddha dhamma sangat tinggi di kota Palembang. Acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan sertifikat penghargaan kepada Keynote speaker, pembicara dan moderator.

 

Terakhir acara penutupan dan sesi foto bersama para pembicara. Setelah acara benar-benar selesai, kegiatan selanjutnya adalah mengembalikan perlengkapan dan peralatan ke Vihara Dhamma Vijja. Dan dilanjutkan dengan program rutin biro sosial yaitu PATRIA Street Fellowship berupa pembagian makanan dan minuman kepada para tuna wisma di jalan-jalan di Kota Palembang. Akhir kata, acara Dhamma talk “The Power of Mind” dengan tema Meraih sukses dengan kekuatan pikiran” dinyatakan selesai dan telah berjalan dengan baik dan sukses. 

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.