MENINGKATKAN KEBHINEKAAN DALAM DHAMMA

Dalam rangka mengisi Hari Libur Sekolah. Dpc. Patria KLU mengadakan kegiatan Children's Camp yang ke-2 di tahun 2017. Dimana kegiatan ini merupakan lanjutan dari Children's Camp ke-1 pada tahun 2016 yang bertempat di Vihara Giri Metta Arama- Buani. Tahun 2017 ini kembali mengadakan kegiatan tersebut, yaitu Children's Camp ke-2 di tahun 2017 yang bertempat di Vihara Brahma Lokkha-Lokoq Petung. Tema dari Children's Camp ke-2 di tahun 2017 ini adalah "MENINGKATKAN KEBHINEKAAN DALAM DHAMMA" [ foto klik disini ]


Kegiatan ini dilaksanakan pada 29-30 Juli 2017 bertempat di Vihara Brahma Lokkha-Lokoq Petung pukul 18:00 WITA. Pembukaan di laksanakan pada 28 Juli 2017 yang dihadir oleh Pembina Sekolah Minggu, Organisasi Buddhis se-Lombok Utara, beberapa umat Buddha di Lombok Utara serta di hadiri oleh Y.M Bikkhu Upasilo sekaligus membuka secara resmi.

Dalam kegiatan ini, peserta terdiri dari siswa SD kelas 3 sampai SMP dan merupakan perwakilan dari seluruh Vihara/Cetya se-Lombok Utara. Peserta seluruhseluruhnya sebanyak 112 anak, dengan di bagi menjadi 8 kelompok dan masing-masing kelompok akan mendapatkan kakak pendamping dari Patria. Seluruh peserta sangat antusias dan senang ceria mengikuti kegiatan ini karena diisi dengan beberapa kegiatan yang sangat seru seperti games dan lainnya

Sebelum memulai games malamnya ada perkenalan peserta yang diisi oleh kakak-kakak Patria. Saat sesi Api Unggun,malamnya ada sebuah perenungan, dalam perenungan tersebut beberapa peserta menangis dan terharu serta ada beberapa anggota Patria ikut merasakan hal itu, sebab perenungan kali ini memberikan makna dari perjalanan hidup anak dan bagaimana mengenang sosok orang tua (IBU). Setelah itu, diisi dengan pertunjukan nyanyian dari panitia dan lebih serunya adalah pertunjukan sulap dari panitia dan membuat peserta menjadi heran dan sangat seru sekali. Tidak hanya itu, paginya diadakan senam, kebersihan dan meditasi yang di bimbing oleh Samanera Dhiraseno. Tidak hanya diisi dengan Dhamma tetapi juga diisi dengan Wawasan Kebangsaan oleh Rodi Hartono, S.Pd, memperkenalkan Pancasila, Lagu Nasional/Wajib, Hari-hari bersejarah Indonesia dan maknya yang terkandung dalam Pancasila dan cara mempraktekannya.

Sebelum penutupan Panitia akan mengadakan "Uutbond". Outbond ini adalah sejenis lintas alam, dimana peserta akan melintasi alam bersama dengan seluruh panitia. Dalam kegiatan lintas alam ini panitia menyiapakan posko yang di bagi menjadi 5 posko. Setiap posko akan ada kakak-kakak panitia, games dan dilengkapi dupa sebanyak 8 buah sebagai tanda telah menang dalam games. Jadi setiap kelompok akan yang tiba di setiap posko akan bermain games dan jika menang akan mendapatkan duka satu.

Pada posko lima, dikenal dengan games "katrol timba". Games ini harus mengambil air dari sebuah timba (sejenis suatu penyimpanan air yang tidak cukup berbahaya), dimana ditandingkan 2 kelompok. Caranya kelompok akan mengambil air di sebuah kolam/timba kecil menggunakan bola yang di belah dan dikat banyak 4 titik pegangan. Setiap kelompok akan menyiapakan 4 orang dan masing-masing menenggang ke-4 titik tersebut, air yang diambil menggunakan bola katrol tersebut maka akan dibawa sejauh kurang lebih 10 dari jarak timba dan mengisi botol, siapa duluan mengisi botol sampai penuh maka ialah yang menang. Yang menang akan mendapatkan dupa, dan yang kalah akan bermain lagi melawan kelompok berikutnya.

Setelah Outbond selesai, seluruh peserta masuk kedalam Dhammasala untuk mengikuti acara penutupan. Sebelum penutupan akan ada kesan dan pesan peserta selama mengikuti Children's Camp ke-2 di tahun 2017 ini. Dua peserta maju merupakan perwakilan dari peserta laki-laki dan peserta perempuan, menceritakan kesan dan pesan selama mengikuti hal ini, mereka mengatakan kegiatan seperti ini terus dilakukan banyak pelajaran ynag kami dapatkan, mulai dari kebersamaan, mendapatkan banyak teman serta belajar kerja sama dalam menghadapi rintangan melalui games. Setelah itu, seluruh peserta mendapatkan "Piagam Penghargaan" sebagai tanda kenang-kenangan dan sebagai motivasi untuk terus maju dalam Dhamma maupun pendidikan. Penutuppun selesai dan kami berfoto bersama. Melalui kegiatan ini semoga menjadi generasi yang Ber-bhinneka Tunggal Ika dalam Dhamma.

 

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.