GADIS JAGOAN BARU TELAH LAHIR !

Tak terasa masa jabatan 2 periode si Gadis Jagoan telah berakhir tahun ini, yang artinya harus dilakukan estafet kepemimpinan untuk membawa DPC Patria Kota Tanjungpinang 2 tahun ke depan. Maka pada tanggal 20 Juli 2019, DPC Patria kota Tanjungpinang mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) yang ke-6, di vihara Guna Vijaya.

Acara ini dihadiri oleh ketua DPD Patria Provinsi Kepulauan Riau, DPC Patria Kota Batam, DPC Patria Kabupaten Bintan, serta tamu Undangan yang merupakan perwakilan dari KASI Bimas Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang dan juga para ketua dari unsur KBTI Kota Tanjungpinang.

Pembukaan Muscab dimulai pada pukul 17.00 WIB, diawali dengan pembacaan Namakara Patha yang dipimpin oleh Ketua PC Magabudhi kota Tanjungpinang dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua DPC Patria Kota Tanjungpinang yang akan demisioner, kemudian kata sambutan dari para tamu undangan. Acara pembukaan Muscab ke-6 ini berakhir pada pukul 18.30 WIB. Para tamu undangan dipersilahkan untuk menyantap kue dan minuman yang telah dihidangkan, kemudian para peserta Muscab dan tamu dari luar kota dipersilahkan untuk makan malam bersama di ruang kelas. Ditemani sekotak nasi goreng, sebungkus kerupuk dan segelas air mineral, keakraban yang terjalin tampak begitu hangat di antara mereka.

Waktu makan malam usai, jam menunjukkan pukul 19.00 WIB. Acara Muscab ke-6 memasuki persidangan awal yaitu pemilihan ketua sidang dan sekretaris sidang. Ketua penyelenggara Muscab memilih Ari Listari sebagai ketua sidang dan Julina menjadi sekretaris sidang. Suasana sidang pertama tampak khusyuk, tata tertib sidang dibacakan dengan lantang dan tempo yang cepat oleh ketua sidang diiringi dengan ketukan palu di setiap bab. Setelah pengesahan tata tertib, sidang I dimulai dengan mendengarkan laporan kegiatan yang pernah dilaksanakan selama 2 tahun kepengurusan oleh ketua Patria terdahulu yaitu Karunavati Natalia dan dilanjutkan oleh Fenny selaku bendahara DPC terkait pelaporan keuangan. Salah satu peserta Muscab menanyakan perihal dana sosial dan dana donatur yang tercantum di dalam laporan keuangan. Di saat itulah suasana sidang sedikit tidak terkendali, sehingga ketua sidang harus berkali-kali menertibkan forum karena riuh mempermasalahkan anggaran kas keuangan. Namun pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan pemaparan dan rincian yang jelas dari bendahara, sehingga akhirnya laporan keuangan diterima forum.

Setelah laporan pertanggungjawaban kepengurusan diterima, acara dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kepengurusan masa bakti 2017-2019 dari Ketua demisioner kepada Ketua Sidang. Tidak sampai disitu, ternyata Natalia mengundang jajaran kepengurusannya untuk maju ke depan untuk mengembalikan pin pengurus kemudian membagikan piagam penghargaan kepada seluruh pengurusnya yang telah mengabdi bersama selama 2 tahun. Di sinilah suasana haru bercampur bahagia terpancar dari wajah mereka. Dengan begitu kepengurusan masa bakti 2017-2019 dinyatakan demisioner dengan ketukan palu sebanyak 3 kali oleh ketua sidang.

Sidang II pun dimulai, ketua sidang membacakan persyaratan calon ketua dan dilanjukan dengan pengajuan usulan nama-nama calon ketua. Terdapat 3 nama yang diajukan, yaitu Fenny, Willyem dan Ari Listari. Tapi, sayangnya Ari tidak dapat maju meninggalkan tugasnya, karena sedang menjadi ketua Sidang. Saat ditanyakan kesediaan, Willyem menyatakan belum bersedia tapi tetap bersedia membantu di kepengurusan berikutnya. Akhirnya calon tunggal yaitu, Fenny menyatakan siap menerima tanggungjawab ini. Forum pun menyetujui dan mendukung, dan dengan demikian Fenny dinyatakan sebagai Ketua DPC Patria Kota Tanjungpinang masa bakti 2019-2021. Diiringi ketukan palu dari ketua sidang, suasana menjadi ramai dengan tepuk tangan dan sorak sorai para anggota Patria yang hadir.

Untuk menutup acara Muscab ke-6 pada malam itu, Vincent selaku MC meminta Ketua DPD Patria Provinsi Kepulauan Riau untuk memimpin pembacaan Namakara Patha. Setelah itu semua yang hadir memberikan ucapan selamat kepada Fenny yang telah terpilih dan dilanjutkan dengan foto bersama. Demikianlah Muscab ke-6 berakhir pada jam 21.00 WIB.

Selamat mengabdi Gadis Jagoan baru, semoga Patria semakin maju dan berkembang di kota Tanjungpinang.

Patria, One Spirit! One Dhamma!

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.