Laskar Pelangi Buddhis 23

IMG 20181216 1100x733

15 Desember 2018, DPC Patria Kota Tanjungpinang merayakan ulangtahun Patria yang ke 23 dengan tema ‘Kepedulian Pemuda Tonggak Persatuan’. Acara bertempat di lantai dua Red And Blue Cafe dengan jumlah yang hadir 34 orang. Tak hanya anggota DPC Patria Kota Tanjungpinang yang hadir, beberapa muda-mudi alumni Young Happy Buddhist 4 juga turut diundang. Selain itu, ada yang berbeda dengan suasana perayaan tahun ini. Serasa spesial bagi kami, karena Wakil Ketua Umum DPP Patria yaitu Ko Lauren turut hadir. Ketua DPD Patria Kepulauan Riau beserta beberapa jajarannya dan Ketua DPC PATRIA Kabupaten Karimun juga ikut memeriahkan suasana malam minggu ini. Sebagian Pengurus DPC PATRIA Kota Tanjungpinang tidak bisa hadir, hanya 6 orang pengurus saja yang hadir. Namun demikian, keseruan dan keceriaan tidak pernah hilang dari kami. Dengan dresscode warna bendera Buddhis, melambangkan persatuan yang sangat kuat. 
Acara dimulai dengan makan malam, semua anggota menikmati martabak telur kentang sebagai hidangan pembuka sambil mengobrol menanyakan prihal kabar, pekerjaan, sekolah, dan lain-lain. Canda tawa tercipta, suasana hangat berkumpul dengan anggota lainnya karena memang beberapa anggota yang kerap kali tidak hadir di acara-acara Patria sebelumnya bisa hadir di malam perayaan. Hidangan utama nasi ayam bakar dengan minuman teh melati dingin hadir di tengah-tengah kami, menambah suasana haru karena beberapa anggota sudah menanti kehadirannya untuk menaklukkan bunyi perut yang dirasanya kurang walaupun sudah diisi dengan martabak telur kentang. Para anggota juga merasa senang karena ketua kami, sudah seperti ibu yang mengurus makanan anak-anaknya. Natalia begitu sibuk menanyai apakah anggotanya sudah kebagian makanan apa belum, sungguh seperti ibu yang menyayangi anaknya bukan? 
Setelah acara makan malam, kini acara puncak yaitu peniupan lilin dan pemotongan kue. Diawali pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Ko Lauren, suasana khusyuk tercipta. Semua merangkapkan kedua tangan bersikap Anjali, dengan penuh harapan agar Patria semakin jaya dari tahun ke tahun. Dilanjutkan dengan peniupan lilin yang diiringi lagu ‘Happy Birthday Patria’, pemotongan kue dan foto bersama yang disesuaikan menurut warna bendera Buddhis. Tepuk tangan terdengar meriah, hingga rasanya cafe ini seperti milik Patria. Acara terus berlanjut dengan sesi game ‘Blow It & Drop It’. Anggota dibagi timnya sesuai warna baju, mereka harus meniup balon kemudian menjatuhkan gelas-gelas plastik yang disusun terlungkup di atas meja. Kehadiran anggota baru yang masih remaja sangat menyemarakkan suasana. Sorak-sorai mendukung tim terdengar bersemangat. Biru melawan kuning, biru menang. Merah melawan putih, putih menang. Biru melawan Putih, putih menang, dan terakhir jingga melawan putih, jingga menang. Kemenangan yang didapat memang menggunakan banyak cara, tapi menang atau kalah apapun hasilnya, tetap saja yang ingin kami dapatkan dari malam ini adalah kebersamaan kami. Dengan ditemani hujan deras di luar sekalipun, semangat malam kami masih terasa. Dan meski setiap tahun selalu ada yang berbeda, kami senantiasa berharap semua bisa berkumpul semeriah ini apapun event-nya. PATRIA ONE SPIRIT ONE DHAMMA!
 

 111112113

 114115116

 117118119

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.