Be Good, Be Kind, Be Wise, and Be Happy

7Leadership Training “Young Happy Buddhist” yang sudah menjadi agenda kegiatan rutin DPC Patria Kota Tanjungpinang kembali diadakan. Di tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini "Special" karena diadakan secara gabungan dari 2 DPC Patria di Kepulauan Riau yaitu DPC Patria Kota Tanjungpinang dan DPC Patria Kabupaten Bintan. Leadership Training ini akrab disebut dengan singkatan "YHBs", mengangkat tema : "Be Good, Be Kind, Be Wise, and Be Happy". Dengan tujuan agar para generasi muda memiliki kualitas diri yang baik dan menjadi muda-mudi Buddhis yang bahagia.


YHBs dilaksanakan pada tangggal 17-19 Juni 2016 di Vihara Dharma Shanti - Tanjung Uban, bertepatan pada hari libur sekolah. Dari kursi yang tersedia, telah diisi oleh ±22 peserta training yang berasal dari pelajar SMP, SMK, mahasiswa dan juga anggota Patria. YHB pertama kali diadakan pada tahun 2012 sampai 3 tahun berturut-turut.Namun pada tahun 2015, Leadership Training Young Happy Buddhist sempat tidak diadakan. Sehingga bila dihitung YHBs tahun ini sudah memasuki tahun yang ke-4.

Pada hari pertama tanggal 17 Juni 2016 , peserta dari Tanjung pinang tiba di Vihara Dharma Shanti Tanjung Uban pada jam 15.30 WIB. Sedangkan peserta dari Tanjung Uban sudah berkumpul menanti kedatangan teman-teman peserta lainnya. Saat semua peserta tiba, mereka diarahkan ke kamar masing-masing untuk meletakkan barang bawaan mereka. Acara dimulai dengan registrasi dan pendaftaran ulang peserta. Para peserta mendapatkan Name Tag, note book, dan pena. Pada jam 16.00 WIB acara dibuka oleh MC yaitu Verent dan diawali dengan pembacaan Namakara Patha yang dipimpin oleh Romo Kardono diikuti oleh seluruh peserta, undangan, dan panitia. Kemudian para hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu hadirin mendengarkan laporan pertanggungjawaban dari ketua Panitia YHBs yaitu Raffles. Ini pertama kalinya dia menjadi ketua semenjak bergabung dengan DPC Patria Kota Tanjungpinang. Acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Victor sebagai Perwakilan DPD Patria Prov. Kepri, kata sambutan dari Ramani Tintin selaku Ketua PD Magabudhi Prov. Kepri dan Romo Kardono selaku perwakilan dari Yayasan Vihara Dharma Shanti. Kata sambutan yang terakhir, yaitu dari Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Prov. Kepri, Bapak Widya Wimamsidi, S.Ag., M.Pd.

Acara pembukaan telah selesai, peserta diberi waktu untuk istirahat, mandi dan makan.Pada jam 18.30 WIB seluruh peserta dan panitia berkumpul kembali untuk melaksanakan chanting bersama.Usai melakukan chanting, sesi pengenalan antar peserta pun dimulai. Ice breaking dipandu oleh Ishak, diisi dengan beberapa games seru yang bertujuan untuk menjalin keakraban peserta. Adapun games yang dimainkan yaitu : Grab Cocktail dan Say What I Say, Do What I Say! Setelah permainan berakhir, peserta dibagi menjadi 5 grup.Mereka diajak menonton video mengenai pemanasan global. Kemudian peserta diminta untuk menggambar dunia impian mereka di atas kertas karton dengan menggunakan spidol 3 warna, yaitu merah, biru, dan hitam yang nantinya harus mereka presentasikan ke depan teman-teman peserta lainnya. Semua kelompok sangat kreatif dan terlihat sangat antusias untuk menampilkan yang terbaik. Mereka yang awalnya canggung, sekarang menjadi semakin akrab satu sama lain. Diakhir sesi ice breaking, teman-teman Patria memberikan kejutan kepada Cindy ( salah satu panitia YHBs ) yang berulangtahun pada hari itu. Semua peserta dan panitia pun menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" kepada Cindy, tiup lilin lalu potong cake dan foto bersama.

Pada hari kedua tanggal 18 Juni 2016, setelah bangun tidur, seluruh peserta dan panitia melaksanakan chanting di Dhammasala Vihara Dharma Shanti.Selesai chanting, peserta mandi dan sarapan. Pada jam 08.00 WIB dimulailah sesi pertama yang diisi oleh Natalia dengan membawakan materi “Membangun Kualitas Diri”. Sebelum memulai materi, Natalia menanyakan kabar peserta dan peserta menjawab dengan baik, luar biasa, dan wuuuu yesss! Kondisi saat itu sedang mati lampu, sehingga slide materi tidak dapat ditampilkan ke peserta.Namun demikian, tak mengurangi semangat pembicara dan peserta untuk melanjutkan kegiatan.Setelah memompa semangat peserta, panitia membagikan sebuah kertas HVS kosong ke peserta.Sambil membahas materi, Natalia meminta peserta untuk mengisi kertas yang telah tersedia mengenai goal yang mau dicapai dalam hidup masing-masing peserta dan setelah menulisnya di kertas, peserta diminta untuk maju kedepan dan menyampaikan goal yang telah ditulisnya.

Tidak terasa waktu telah menunjukkan jam 10.00 WIB, artinya jam break telah tiba. Seluruh peserta keluar dari Dhammasala untuk minum dan makan cemilan yang telah disediakan oleh panitia. 15 menit berlalu, dilanjutkanlah sesi kedua masih dengan tema yang sama. Tetapi kali ini Natalia mengajak seluruh peserta untuk bermain games. Masih dengan kelompok seperti sebelumnya, setiap kelompok diberikan 81 batang sedotan dan 1 buah gunting.Sedangkan lem isolasi harus diambil di panitia secara bergantian. Misi games ini adalah membuat menara persatuan dari sedotan. Kelompok dengan menara yang paling tinggi dan kokoh adalah pemenangnya.Peserta sangat bersemangat dan kreatif dalam membuat menara mereka, ada menara E-Pisa, menara Petronas dan menara unik lainnya. Setelah bersenang-senang bermain games, setiap perwakilan kelompok diminta untuk menjelaskan tujuan dan makna dari menara yang mereka buat. Mereka juga menceritakan apa saja pesan moral yang mereka dapatkan. Demikian evaluasi dari games membuat menara selesai, waktu makan siang pun tiba.

Selesai makan siang, lampu tak kunjung menyala. Peserta kembali ke Dhammasala untuk mengikuti materi lanjutan yang dibawakan oleh Adnyana Made dengan judul “Kalyanamitta”. Sebelum materi dimulai, Adnyana yang akrab disapa Ko Ad ini menyemangatkan peserta dengan menyorakkan Patria ??dan dengan semangat peserta menjawab One spirit One Dhamma ! Semangat sudah terpompa, materi pun dimulai. Pada materi ini, peserta diminta untuk menuliskan nama-nama teman mereka kemudian dari nama-nama yang sudah ditulis, peserta harus memilih nama teman yang menurut mereka adalah teman terbaik. Untuk mengurangi rasa kantuk para peserta, maka diajaklah bermain games, yaitu pesan berantai. Semangat para peserta akhirnya pun dapat kembali.Sesi pertama untuk pembahasan "Kalyanamitta" selesai, peserta diberikan break selama 15 menit dan bersiap-siap untuk memasuki sesi materi yang terakhir. Di sesi terakhir ini peserta diajak untuk bermain games yang melibatkan kepercayaan, di mana tiap-tiap peserta akan mendapatkan giliran untuk menjatuhkan tubuh mereka ke arah mana saja dan peserta yang lain harus siap siaga untuk menangkapnya. Jam makan malam sudah tiba, para peserta berbondong-bondong mengambil makanan yang sudah disediakan oleh panitia. Ada yang ke kamar untuk istirahat dan ada juga yang pergi mandi duluan.

Saatnya chanting bersama yaitu jam 19.00 WIB, setelah selesai chanting dimulai lah sesi sharing Dhamma. Sesi ini diikuti oleh peserta dan panitia, mereka duduk membentuk 1 lingkaran besar. Semua yang mengikuti sesi ini diperbolehkan untuk bertanya dan akan dijawab oleh Ishak, Adnyana dan Victor sebagai narasumber. Banyak pertanyaan demi pertanyaan yang diutarakan, peserta terlihat proaktif dalam bertanya.Tidak terasa waktu berjalan dengan cepat, para peserta dan panitia kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat.

Hari ketiga tanggal 19 Juni 2016, acara dilanjutkan dengan outbond di lapangan Vihara Dharma Shanti. Koordinator outbond kali ini adalah Jason. Namun sebelum permainan dimulai, peserta melakukan pemanasan terlebih dahulu yang dipandu oleh Natalia. Keceriaan tampak di wajah mereka, meski awalnya ngantuk tapi mereka tetap bersemangat memainkan games yang ada. Acara “Young Happy Buddhist Special". Outbond selesai, peserta lanjut makan siang.

Peserta kembali lagi ke Dhammasala untuk acara penutupan. Ketua Panitia YHBs, Raffles membagikan sertifikat kepada para peserta dan piagam serta cendramata kepada pembicara sebagai tanda terimakasih atas partisipasinya. Dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari para peserta. Mereka sangat senang bisa mengikuti acara ini, rasa kekeluargaan dan kebersamaan telah terpupuk dan ada yang meminta agar acara seperti ini dapat diadakan lagi tahun depan. Setelah semua telah tersampaikan, semua peserta, panitia dan pembicara melakukan foto bersama. Dan akhirnya sampai di penghujung acara, ada penampilan spesial dari grup band "Nature Clakustik" dengan personil Edwen Rickyson ( Cajon ), Molly Phang dan Venny Febriola ( Gitaris ) featuring Natalia ( Vokalis ). Mereka membawakan 2 buah lagu, yaitu : "Sahabat Sejati" dan "Hadirkan Cinta". Peserta dan panitia lainnya juga ikut bernyanyi bersama.

Demikianlah serangkaian kegiatan YHBs yang diselenggarakan selama 3 hari, 2 malam.Semoga pengetahuan, pengalaman dan semua yang didapatkan dari Leadership Training ini bisa bermanfaat bagi semua peserta. Jadikan persahabatan yang telah terjalin, sebagai motivasi kita untuk bersemangat melestarikan Dhamma. Jangan pernah ucapkan kata berpisah dan semoga kita kembali berjumpa. Always be good, be kind, be wise, and be happy!  

 

https://www.facebook.com/media/set/?set=a.648948831927586.1073741850.100004374250281&type=1&l=99070d7d20

 

 37445869748798

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.