Kambing meng-embek

Pagi yang agak mendung, membuat kuatir mengenai acara yang mau diadakan nanti. Hati menjadi agak galau, bukan karena jones (jomblo ngenes) menjelang hari valentine, tapi takut hujan turun sehingga menghalangi kami semua, yang telah rela meluangkan sedikit waktunya, untuk mengadakan Bakti Sosial Imlek “Berbagi Kasih” yang dilaksanakan pada tanggal 08 Februari 2015 oleh DPC Patria Tanjungpinang. Acaranya dimulai pukul 09.30 WIB, sambil menunggu kedatangan para relawan, kami mulai membagi rute kedalam 3 rute dan memasukkan Paket Imlek yang telah dibungkus. [Foto lainnya]
Rute pertama untuk daerah Kijang dan sekitarnya, terdapat 8 KK (Kepala Keluarga). Rute kedua untuk daerah Batu 2 dan sekitarnya, terdapat 7 KK. Rute ketiga untuk daerah Pasar dan sekitarnya, terdapat 22 KK. 3 KK untuk daerah sekitar Vihara Guna Vijaya.

Berbekal alamat yang telah dibagikan, kami mulai bergegas menuju ke 40 KK yang layak untuk mendapatkan Paket Imlek ini. Satu per satu Paket dibagikan, terlihat wajah kakek, nenek, om, tante, koko, dan cece yang senang ketika kami memberikan bingkisan tersebut. Kami pun menyempatkan untuk mengobrol-obrol dengan mereka, dan mereka pun masih ingat ketika melihat wajah-wajah kami. Dibalik senyuman tersebut, ternyata ada 1 KK yang menangis, karena tidak dibagi. Nenek tua yang menyeret badannya dengan tangan, menangis ketika kami melewatinya tanpa memberikan paket tersebut. Setelah berkonsultasi, memang nenek tersebut tidak ada didalam daftar, padahal di tahun-tahun sebelumnya, kami biasanya ada datang kerumah beliau. Akhirnya kami memutuskan untuk memberikan bingkisan kepada nenek yang hanya tinggal sendirian itu.

Sekitar jam 12 siang, kami selesai membagikan seluruh Paket Imlek dan pulang ke Vihara terlebih dahulu untuk berkumpul dan istirahat. Perut kami yang sudah keroncongan, berteriak minta makan siang. Kami pun menuruti keinginannya, dengan makan di restoran yang tidak jauh dari Vihara. Berhubung hari raya Imlek sudah dekat, jam 2 siang kami mulai membersihkan Vihara, Perpustakaan, Altar, dan mendekor pintu dengan ornamen-ornamen Imlek 2566 / 2015, atau tahun Kambing Kayu.

Tidak terasa sudah sore hari, kami pun pulang kerumah masing-masing dengan hati yang gembira, karena telah melakukan perbuatan-perbuatan baik. Semoga kami terus berupaya melakukan perbuatan baik. Tidak lupa kami mengucapkan Anumodana kepada para donatur, simpatisan, relawan yang telah mensukseskan Baksos Imlek “Berbagi Kasih”. Semoga semua makhluk berbahagia.  

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.