Tangis Haru Rompi Biru

1 Maret 2014, Vihara Guna Vijaya, satu per satu mulai memasuki Ruang Serba Guna, untuk mengikuti Patria Basic Training (PBT) II yang diadakan oleh DPC Patria Kota Tanjungpinang. Para peserta yang berasal dari berbagai daerah, diantaranya Kab. Bintan, Kab. Karimun, dan tidak ketinggalan tuan rumahnya, yaitu Tanjungpinang, mulai saling bertegur sapa, sekaligus ajang kopi darat bagi mereka-mereka yang tergabung dalam grup Whatsapp Kepot kepotan Se-Kepri. [ foto lainnya ]


Pukul 15.30 WIB mulai registrasi peserta, tidak lupa panitia membagikan perlengkapan menulis, name tag dan air minum botol. Pada jam 16.00 MC mulai menyapa para peserta, dan rangkaian acara seperti Namakara Patha, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sambutan dari Ketua DPC Patria Kota Tanjungpinang (Jason), Ketua Badan Pengembangan Organisasi Patria (Laurensius Widyanto), KASI Bimas Buddha (Romo Parjio), pemutaran Video Profil Patria dan menyanyikan lagu Mars Patria yang dipimpin oleh Unico turut menghiasi training pada sore hari itu.

Sesi pertama yang dijabarkan oleh Lauren yaitu "Apa yang berbeda dari Buddhisme" dibawakan dengan gaya yang serius tapi santai. Dan kelihatan banyak peserta yang masih bingung mengenai Buddhisme. Peserta kemudian diajak untuk buat grup yang terdiri dari 6 orang, dan masing-masing perwakilan maju kedepan untuk bicara mengenai ciri khas dari masing-masing agama di Indonesia.

Selesai istirahat dan makan malam, peserta langsung lanjut ke sesi kedua, masih dengan Lauren, yaitu "Dasa Raja Dhamma", yang membahas 10 kualitas pemimpin menurut Dhamma. Pemimpin bukan hanya diorganisasi, tetapi dalam lingkup lebih kecil lagi, yaitu keluarga. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 21.15 WIB, pelatihan akan dilanjutkan hari besoknya, pukul 08.00 WIB.

Makan pagi berupa bihun goreng disajikan oleh panitia untuk peserta yang akan mengikuti PBT II, dan selanjutnya bersiap-siap untuk mengikuti sesi ketiga, yang dibawakan dengan gaya yang semangat oleh Unico. Terlebih dahulu peserta diminta joget mengikuti gayanya, sehingga suasana menjadi lebih ceria. Mengusung tema "Sukses dengan Kekuatan Pikiran Positif", Unico menjelaskan bahwa di Patria bisa belajar banyak, yang tidak dapatkan dibangku sekolah atau kuliah. Sukses itu mengetahui cara mengenai keberhasilan sesuai dengan apa yang kita inginkan, bukan apa yang orang lain inginkan. Para peserta diajak untuk berinteraksi, baik lewat pertanyaan, gerakan, maupun games. Dan diakhir sesi, peserta diminta untuk memasukkan hal-hal yang negatif ke dalam balon yang ditiup sampai pecah.

Hari sudah semakin siang, para peserta dipersilahkan untuk makan siang dan dilanjutkan ke sesi berikutnya, sesi keempat, Lauren memaparkan "10 Langkah Menjadi Pemimpin Berhasil", agar lebih asik maka para peserta dibagi menjadi 4 grup, yang tugasnya adalah menyusun puzzle dalam waktu 40 detik, untuk menunjukkan bahwa ada tujuan yang hendak dicapai, dalam jangka waktu tertentu. Diluar dugaan ada 1 kelompok yang berhasil menyusun puzzle dalam waktu 38 detik. Ada 1 games lagi yang dimainkan, yaitu lempar botol, pertama hanya dua peserta aja yang saling melemparkan botol minumnya. Selanjutnya menjadi tiga peserta dan terakhir enam peserta.

Memasuki sesi kelima oleh Unico, membahas "Hal-hal Dasar Dalam Manajemen Organisasi", supaya organisasi Patria menjadi semakin baik lagi kedepannya, berkorban bukan dengan bentuk uang saja, tapi bisa juga dalam bentuk waktu, tenaga dan pikiran. Peserta kemudian diminta untuk menuliskan nilai uang yang telah ditentukan, dan barter dengan teman-teman yang ada dalam ruangan tersebut. Dalam sesi ini juga para peserta menuliskan Gift Card, yang isinya terima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh penerima gift card tersebut. Beberapa peserta saling memberi gift card, menatap mata masing-masing, berjabat tangan, dan berpelukan. Sesuatu yang mengharukan bagi yang melihat atau mengalaminya.

Sesi keenam yaitu "Sharing Patria dari Masa ke Masa", mengundang narasumber Hendy Loh (Ketua DPD Patria Kepri), Victor (Sekretaris DPD Patria Kepri), dan Jason (Ketua DPC Patria Kota Tanjungpinang). Sebagai moderatornya adalah Unico. Sharing berlangsung menarik, diiringi canda tawa dan banyak tepuk tangan. Sharing membahas awal masuk menjadi anggota Patria, suka dukanya dalam Patria, dan apa yang didapat dalam Patria.

Tidak ketinggalan sesi perenungan, dibawakan oleh Unico, yang berhasil membuat banyak peserta menangis sampai panitia membawakan tissue untuk para peserta. Selanjutnya para peserta diajak untuk bernyanyi sambil berpegangan tangan satu sama lainnya. Akhirnya PBT ini pun selesai, para peserta pun pulang dengan membawa bekal yang didapat dari pelatihan ini.  

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.