Cewek-cewek Sekarang Makin Berani

Namo Buddhaya. Menyongsong hari libur nasional (Tahun Baru 1435 H) yang jatuh pada tanggal 5 November 2013, kami dari DPC Patria Kota Tanjungpinang bersemangat dalam mengadakan Leadership Training “Young Happy Buddhist 2” sebagai kelanjutan dari Leadership Break Training “Young Happy Buddhist” yang diadakan tahun 2012 lalu. [ foto lainnya ]


Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini kami hanya mengadakan training selama 1 hari saja, dari jam 08.00 s/d 16.15 WIB, dan bertempat di ruang serba guna Vihara Guna Vijaya – Tanjungpinang. Tidak ketinggalan kami mengundang tiga pembicara untuk mengisi materi-materi yang berhubungan dengan pengenalan Patria, kepemimpinan, organisasi, motivasi diri, dan dhamma.

Sehari sebelumnya, kami telah mempersiapkan perlengkapan untuk mendukung acara tersebut, sekaligus briefing mengenai hal-hal yang akan dilakukan oleh masing-masing seksi dalam pelatihan ini. Hari H pun datang, para peserta mulai berdatangan satu demi satu. Kami sempat cemas, kalau-kalau para peserta banyak yang tidak hadir, dikarenakan cuaca yang mendung dan mulai tampak titik-titik air hujan. Akhirnya dari 58 peserta yang mendaftar, terkumpul sebanyak 48 peserta yang bersedia meluangkan waktu liburnya, untuk ikut dalam pelatihan ini. Fakta unik adalah sekitar 80% itu peserta cewek, mungkin cewek-cewek sekarang banyak yang ingin menjadi leader / pemimpin.

Pukul 08.15 WIB, acara pun dibuka oleh MC, yaitu Sdri. Dahliana. Namakara Patha dipimpin oleh Romo Buseri Dwi Prayitno pun disisipkan untuk bersujud pada Buddha, Dhamma dan Sangha. Dan selanjutnya para peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Patria. Sambutan ketua panitia yaitu Sdr. Martin Pangaji dan sambutan KASI BIMAS Buddha, Romo Parjio sekaligus membuka leadership training, yang disambut dengan tepuk tangan para peserta.

Sesi awal yaitu pengenalan Patria mulai dibawakan oleh Sdr. Ishak. Para peserta diajak untuk menuliskan tentang kegiatan apa yang ingin dilakukan bersama Patria, kemudian ada beberapa peserta maju untuk membacakan apa yang dia tuliskan. Karena kesediaan mereka untuk maju tersebut, maka Sdr. Ishak memberi hadiah dalam bentuk buku kepada 3 peserta. Sesi tersebut ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Sdr. Martin Pangaji kepada Sdr. Ishak.

Para peserta break kurang lebih 15 menit, selanjutnya sesi dari Sdr. Tonny Coason dimulai dengan pembawaan yang tenang dan slideshow yang menarik, disertai peran aktif para peserta yang membuat training ini mendapat kesan positif dimata pembicara. “Para pesertanya aktif, bagus” begitu kira-kira ucapan Sdr. Tonny setelah berakhirnya sesi, dan direspon dengan anggukan kepala tanda setuju oleh Sdr. Ishak. Tidak ketinggalan juga Sdr. Tonny mengajak para peserta untuk bersama-sama menyanyi, sehingga suasana menjadi lebih akrab. Permainan yang menarik, yaitu menyusun potongan-potongan gambar secara berkelompok menjadi pemandangan dalam pelatihan kali ini. Para peserta yang menyusun paling cepat dan lengkap mendapatkan hadiah. Tampak para pemenang dengan muka yang gembira mendapatkan hadiah berupa makanan ringan.

Jam makan siang akhirnya datang, para peserta dengan lesehan memakan paket makanan yang disediakan panitia. Kurang lebih 45 menit istirahat pun terlewati dengan singkat, masih dalam sesi yang dibawakan oleh Sdr. Tonny. Dalam sesi ini, diberikan juga kata-kata motivasi yang terinspirasi oleh burung elang. Tak terasa berakhir sudah sesinya. Cenderamata diserahkan oleh Sdr. Jason kepada Sdr. Tonny Coason atas kesediaannya mengisi sesi dalam pelatihan ini.

Sesi terakhir yaitu sesi dhamma yang dibawakan Romo Parjio. Dengan gayanya yang sersan (serius tapi santai), Romo membawakan materi yang biasanya kurang diminati, menjadi lebih dinanti. Para peserta yang kenal dengan Romo turut merespon materi yang dibawakan dengan becanda. Jam 16.30 pun terlewati, dan selesailah semua pelatihan kali ini. Tidak lupa Sdr. Yenny menyerahkan cenderamata kepada Romo Parjio. Para peserta pun diajak untuk berfoto-foto, dan panita memilih dua peserta terbaik untuk menerima hadiah. Panitia pun membagikan kertas untuk para peserta, agar diisi tentang kesan dan pesan mengikuti pelatihan ini. Acara ditutup dengan Namakara Patha yang dipimpin oleh Sdr. Martin Pangaji. Semoga para peserta bisa mendapatkan manfaat yang baik dari pelatihan ini, dan dapat mempraktekkannya, dalam kehidupan sehari-hari, baik dikeluarga, sekolah, pekerjaan dan masyarakat sekitarnya.

Anumodana kepada para pembicara, tamu undangan, peserta, panitia, dan Vihara Guna Vijaya – Tanjungpinang yang telah menyukseskan Leadership Training “Young Happy Buddhist 2”.  

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.