PATRIA Basic Training (PBT) Ke-3 di Batam

Patria DPC Kota Batam mengadakan kegiatan Patria Basic Training (PBT) yang ketiga kalinya pada tanggal 1 - 3 Desember 2017 di Vihara Grha Buddha Manggala . Pada kegiatan ini, peserta berkesempatan untuk memperdalam ajaran agama Buddha dalam berorganisasi

dan pengetahuan organisasi lainnya seperti membangun pikiran/mindset yang positif, cara mengatur dan beretika dalam organisasi ,menjadi pemimpin yang fundamental, dan lain-lain. Kegiatan PBT ini dihadiri sebanyak 24 peserta, dan Patria juga mengundang 2 pembicara dari Badan Pengembangan Organisasi (BPO) yaitu: Vijjananda Tri Widiyanto, S.P. dan Ñâṇakusalo I Made Adnyana, S.H ., M.H. 


Pada awal acara, sekitar jam 08:00-08:15 WIB para peserta melakukan registrasi . Setelah itu, acara dimulai dengan pembukaan PBT, dilanjutkan dengan mendengarkan materi pertama yang disampaikan oleh Vijjananda Tri Widiyanto, S.P . dengan judul “Apakah yang Berbeda dari Buddhisme?”. Tujuan dari penyampaian materi ini adalah agar kita bisa memperkuat keyakinan kita kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha serta mengajarkan kita bahwa “di dunia ini tidak ada yang abadi, semua yang terjadi karena faktor-faktor lain yang mempengaruhinya”. Setelah selesai materi pertama, peserta diberi waktu coffee break selama 15 menit.

Pada sesi kedua, acara diisi dengan materi berjudul “Sukses dengan Pikiran Positif” yang dibawakan oleh Ñâṇakusalo I Made Adnyana, S.H. , M.H., dari materi ini peserta diajarkan cara berpikir positif terhadap segala situasi di manapun dan kapanpun, serta sukses tidak tergantung pada orang lain, melainkan dari diri sendiri. Di tengah-tengah materi ini, peserta diajak bermain sebuah game yang bernama “Tiup Balon Sampai Pecah”. Makna dari game ini adalah “We Can Do It!”, “If They Can Do It, I Can Do It Too”.

Ada juga materi tentang “Faktor Kepemimpinan Fundamental”. Dalam materi ini peserta diberi gambaran mengenai bagaimana menjadi pemimpin yang baik dalam berperilaku, seorang pemimpin yang mempunyai visi, perubahan, pengaruh, dan kreativitas. Materi ini juga mengajarkan bahwa dari setiap kelompok pastinya mempunyai 1 orang pemimpin/leader yang menuntun anak buahnya hingga berhasil. Kesehatan juga merupakan salah satu faktor dari kepemimpinan , seorang pemimpin bukan hanya sehat secara fisik saja, tetapi mentalnya juga harus sehat. Cara agar melatih fisik dan mental kita menjadi sehat adalah dengan bermeditasi, olahraga, dan mengkonsumsi makanan yang sehat.

Selain itu, peserta juga diajak bermain game seperti “Mematahkan Pensil”, dalam game ini kita diajarkan bahwa “tidak ada sesuatu yang tidak mungkin jika kita belum mencobanya”. Kemudian dilanjutkan dengan permainan “Be a Millionaire ” , peserta diajarkan “bagaimana bernegosiasi dengan sesama teman untuk mendapat nilai uang yang sebanyak mungkin”. Setelah itu, peserta diminta untuk menuliskan surat kepada orang-orang yang mereka sayangi atau yang mereka cintai. Pada saat itulah banyak peserta mulai menulis dan ada beberapa yang sambil menulis sampai menangis karena terlalu menghayati. Pada sesi ini, kita diajarkan untuk berterima kasih kepada orang yang selama ini selalu ada di samping kita dan kini tiba saatnya kita mengungkapkan lewat surat karena tidak semua orang bisa atau sempat melakukannya.

Peserta PBT juga belajar bahwa menjadi salah satu anggota dari Patria itu membutuhkan tanggung jawab yang besar. Kita harus bisa mengontrol waktu dan memotivasi sesam a anggota kita untuk berusaha yang terbaik, kita hendaknya menjadikan kesalahan sebagai pelajaran dan share ke yang lain. Materi tersebut di atas diambil dari “Tips Manajemen Organisasi”.

Pada hari kedua, kegiatan dimulai pada pukul 12:00-14.00 WIB yang diisi dengan materi mengenai “Etika Berorganisasi”. Materi ini mengajarkan kita tentang “Apa sih Patria Itu?” dan “Apa manfaat kita bergabung di Patria?”. Patria bukanlah sekedar organisasi biasa melainkan merupakan sebuah keluarga. Kita bergabung di Patria bukan hanya sekedar ikut membantu acara organisasi, tetapi juga sebagai wadah untuk kita menambah ilmu, mengajarkan kita tentang tanggung jawab, dan mampu mengupayakan pengembangan kualitas diri sebaik mungkin bagi diri sendiri maupun orang lain. Setelah selesai materi ke-5, peserta diberi waktu istirahat selama 15 menit. Kemudian sambung materi ke-6 tentang ”Pemuda Buddhis Zaman Now”.

Bahas tentang peran serta Muda/i zaman sekarang dalam lingkup organisasi. Terus acara dilanjutkan dengan persiapan makanan untuk perayaan ulang tahun Patria yang ke-10 tahun (1 Dasawarsa) dan setelah selesai peserta diberi waktu mandi hingga tibalah jam 17:30 WIB. Pada saat itu Patria DPC Kota Batam mengadakan ulang tahun yang ke-10. Setelah selesai perayaan ulang tahun, peserta diajak masuk kembali ke ruangan untuk melanjutkan materi selanjutnya mengenai “Patria dari Masa ke Masa” sebagai materi penutupan. 


Hari ketiga adalah hari yang ditunggu-tunggu peserta, karena pada hari itulah peserta dapat refreshing dengan bermain di pantai. Pada pukul 08:30 WIB, peserta dan panitia memulai perjalanan menuju Pantai Palm Spring, setelah sampai di sana kami melakukan senam pagi. Setelah itu, dilanjututkan dengan Ice Breaking (Tong Tong Hi & Conveyor Belt ). Kemudian sekitar jam 09:30 WIB dilanjutkan dengan permainan pertama yang dibawakan Stevi Valentine tentang “Lay Your Feet on Me” . Kemudian dilanjutkan dengan permainan “Tao Hing Hing 7 Obstacles” yang dibawakan oleh Hendra Prasetiyo. Setelah itu, dilanjutkan lagi dengan permainan “Fill the Bucket with Flying Ping Pong) yang dibawakan oleh Jacksen. Kemudian dilanjutkan lagi dengan permainan “Balacing Water” yang dibawakan oleh Stevi Valentine, dan permainan terakhir adalah permaianan “Pick Up The Treasures” yang dibawakan oleh Raffles. Setelah selesai bermain, peserta diberi makan siang dan waktu bermain bebas di daerah pantai. Dan sekitar jam 13:30-14:30 WIB kami semua bersiap-siap untuk pulang ke Vihara dan beristirahat.


Credit by: Kurniawati
Edit by: Juwita

































Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.