PBT Takkan Terlupakan

Inilah acara yang kami tunggu-tunggu, setelah sukses dengan acara PBT tahun 2012 yang diselenggarakan pada tanggal 1-3 Mei 2015 yang lalu. Para peserta dan panitia yang tidak sabar menghadiri acara tersebut pun datang tepat waktu yaitu tepat pukul 9.00 pagi untuk registrasi dan berkumpul di Vihara Grha Buddha Manggala. Ini adalah PBT formal kedua yang diselenggarakan di Batam.

Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta, termasuk di dalamnya 3 DPC lainnya di Kepri dengan masing-masing diikuti oleh 1 peserta, yaitu Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan, serta yang paling menarik adalah hadirnya 3 pembicara yaitu Laurensius Widyanto selaku ketua Badan Pengembangan Organisasi (BPO), Fery Go, dan Erlin Sulisthio selaku sekretaris dari Badan Pengembangan Organisasi.

Sebelum sesi dimulai, kami bersama-sama membacakan Namaskara Gatha, Indonesia Raya, dan tidak lupa juga Mars Patria yang kami nyanyikan dengan penuh semangat. Setelah itu, sesi pertama pun dimulai dengan tema “Apa yang Berbeda dari Buddhisme” yang dibawakan oleh Laurensius Widyanto dan kemudian dilanjutkan oleh Fery Go dengan tema “Sukses dengan Pikiran Positif”, sesi dibawakan tanpa rasa bosan karena dimasukkan games-games yang menarik juga. Tanpa disadari jarum jam pun sudah pukul jam 20.15 dan kami pun sudah harus pulang untuk istirahat dan melanjutkan kegiatan besok pada pukul 13.30.

Hari esok pun tiba dan sesi pun dimulai pukul 14.00, Laurensius yang membuka sesi pertama pada hari itu, kemudian dilanjutkan dengan Fery Go dan kemudian dilanjutkan dengan pembicara spesial yaitu Erlin Sulisthio. Setelah semua sesi telah selesai, kami pun beristirahat di VGBM dan bangun pukul 4.00 subuh untuk mandi dan selanjutnya melakukan aktivitas outbound di Pantai Palm Spring, Nongsa. Tapi sebelum kami berangkat, kami melakukan chanting bersama di Dhammasala VGBM. Setelah selesai chanting, kami pun berangkat ke Pantai Palm Spring dengan menggunakan 11 buah mobil. Tiba disana kami pun memulai outbound. Tanpa terasa jarum jam pun sudah pukul 13.00, kami harus mengakhiri kegiatan dengan foto bersama.

Selama 3 hari ini, kami memperoleh banyak manfaat di antaranya: pengetahuan tentang Dhamma, pengendalian diri, pemahaman organisasi, dan juga bisa bertemu banyak teman di sini. Akhir kata dari acara ini, kami harap PBT selanjutnya akan lebih seru lagi!

Akhirnya, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh peserta, pembicara maupun pihak lainnya atas bantuan dan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan sebagaimana mestinya. Tanpa kalian, acara ini tidak berarti apa-apa. 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.