Everyone is Number One

Kembali mengingatkan tema PORSENI PATRIA yang keempat pada tahun 2011 di Cibubur yaitu Everyone is Number One (Setiap orang adalah nomor satu). Sama seperti Public Speaking setiap pembicara yang maju mereka adalah nomor satu. [ foto lainnya ]

Hal ini dikarenakan bahwa setiap orang itu berbeda dan memiliki gaya berbicara masing masing. Maka bersama DPD PATRIA Kepulauan Riau melaksanakan Public Speaking II untuk mengasah kembali kemampuan Team Khusus Pembicara (TKP) PATRIA Kepulauan Riau. Dengan mendatangkan DR. Ponijan Liaw, MBA. M.Pd Komunikator No.01 Indonesia sebagai mentor dalam public speaking lanjutan sebelumnya yang dilaksanakan pada tahun 2012.

Dengan dihadiri sebanyak 18 peserta dari total 19 pasukan TKP Kepulauan Riau dan tambahan peserta Ramani Tintin yang merupakan salah satu dari anggota MAGABUDHI Kepulauan Riau. Workshop Public Speaking II dilaksanakan di Vihara Guna Vijaya , Tanjungpinang – Kepulauan Riau pada tanggal 24 – 25 Januari 2015.
Sebelum Workshop Public Speaking II dimulai, setiap peserta diwajibkan untuk mempersiapkan materi dalam bentuk powerpoint dan dibawakan pada hari pertama workshop.

Sesi Pertama dimulai jam 10.00 wib dengan tema pertama “Dance Till It Rains” yang dibawakan oleh Sri Susanti dan ditutup pada jam 13.30 wib dengan tema “Sosial Media” yang dibawakan oleh Natalia. Yang kemudian dilanjutkan dengan masukan dan saran dari peserta dan Pak Po untuk setiap peserta yang sudah berbicara di depan. Seusai itu Pak Po menambahkan materi dan mengingatkan beberapa poin penting yang harus diperhatikan seperti emosi, intonasi suara, kejelasan suara, transisi antar pembuka, isi dan penutup serta yang paling penting diantara semuanya adalah Pil, Pil-Latihan yang tersedia pada apotek terdekat rumah masing-masing.

Tanpa memperpanjang waktu , memasuki sesi kedua peserta segera diarahkan untuk membuat mindmap dengan tema baru dalam jangka waktu 30 – 45 menit. Serta segera dilanjutkan dengan penampilan pertama oleh Yenny yang membawakan “Pindah Agama” hingga tema terakhir “Kenakalan Remaja” yang dibawakan oleh Februyung selesai pada jam 22.30wib. Total hari pertama selama 13 jam 30 menit digunakan penuh untuk belajar Public Speaking. Ternyata tugas setiap peserta belum selesai karena pada hari berikutnya setiap peserta wajib membawakan satu tema baru dengan salah satu pilihan menggunakan slide ataupun mindmap saja. Untuk mengerjakan tugas ini, ada beberapa peserta yang masih mengejarkan tugas hingga jam 04.00 wib baru tidur ataupun bangun jam 03.30wib untuk mempersiapkan public speaking terakhir pada workshop speaking II.

25 Jan 2015 mulailah jam 09.30Wib dengan sesi terakhir yang dimulai oleh Herman Chun materi “Berbagai Jenis Batu” dan diakhiri jam 14.30wib dengan tema terakhir “Orang Tuamu Bukan Anjingmu” oleh Hendy Loh. Seusai semua penampilan dilaksanakan Votingan 10 peserta ter-favorite yaitu Februyung, Herman Tio, Jenny, Tintin, Natalia, Sri, Nathania, Ishak, Raykall dan Hendy. Salah satu hal kebanggaan yang didapatkan dalam workshop ini adalah perkembangan skill setiap peserta yang dilihat jelas dari setiap penampilan. Tiada pesta tanpa usai, photo bersama merupakan tanda berakhirnya acara.  

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.