REKIN 11. Future Start Right Now

Foto bersama 190707 0008Tahun ini, DPC Patria Samarinda kembali menggelar kegiatan Rekin atau Rekreasi Interaktif yang ke-11. Mengusung tema “Future Start Right Now”, kegiatan yang berlokasi di Vihara Muladharma

ini digelar pada 7 – 9 Juni 2019. Sebanyak 40 peserta ikut terlibat pada kegiatan yang dimotori sdr. Vandy.

Di hari pertama, kegiatan dimulai pada pukul 15:00. Para peserta melakukan registrasi ulang terlebih dahulu, lalu bersama-sama melakukan puja bakti singkat di ruang Dhammasala yang dipimpin oleh Y.M. Thitaviriyo.

Setelah melakukan puja bakti singkat, para peserta diajak untuk bermain game yang bertujuan agar mereka saling mengenal. Lalu, mereka kembali bermain game yang tujuannya mencari anggota kelompok mereka. Di game ini, para peserta diminta mencari amplop yang bertuliskan nama mereka di SMA Budi Bakti. Isi amplop tersebut berupa waktu yang nanti harus mereka jumlahkan agar menjadi pukul 11:00:00. Setelah menemukan kelompok, mereka wajib menentukan nama kelompok mereka menggunakan bahasa asing yang artinya waktu (contoh: Bahasa Inggris – Time). Selesai menentukan nama kelompok, para peserta pun bersantap malam bersama.

Selesai santap malam, acara dilanjutkan dengan materi open mind yang dibawakan sdr. Sutandy (Ketua DPD Patria Kaltim 2016-2018). Pada materi ini, ko Tandy mengajak para peserta untuk merasakan fenomena dan keadaan yang terjadi di masa lalu, masa sekarang, dan masa depan melalui pikiran.

Selesai open mind, saatnya para panitia Rekin 11 tampil melalui opening party. Dengan berkonsep perjalanan waktu, opening party kali ini mengisahkan seorang professor yang mencari kebenaran sejati dan menciptakan mesin waktu guna pergi ke masa lampau dan masa depan. Dan para panitia di masing-masing divisi pun mengenakan kostum yang sesuai dengan divisinya dan cocok pada masanya.

Setelah opening party, acara dilanjutkan dengan materi pertama oleh Y.M. Thitaviriyo yang berjudul “Hidup Senang Mati Tenang”. Materi ini memberikan pesan bahwa kehidupan yang singkat ini harus kita isi dengan berbuat kebaikkan dan dapat mengendalikan diri kita agar tercapai kebahagiaan yang sesungguhnya. Setelah materi pertama selesai, para peserta diberi penjelasan mengenai peraturan acara dan misi yang harus mereka selesaikan selama acara berlangsung. Selesai penjelasan peraturan dan misi, para peserta pun guringan.

Di hari kedua, para peserta dibangunkan pada pukul 05:30 untuk melakukan chanting pagi bersama. Setelah chanting pagi, mereka diajak untuk berolahraga pagi guna menyehatkan badan. Olahraga kali ini bermain dodgeball di lapangan SMA Budi Bakti. Di permainan ini, para peserta harus menghindari lemparan bola yang dilempar panitia. Setelah bermain dodgeball, para peserta pun mandi lalu sarapan. Saat ingin mengambil sarapan, setiap kelompok wajib mengucapkan “kami ingin makan” dalam bahasa asing yang digunakan sebagai nama kelompok mereka.

Setelah sarapan, saatnya para peserta mendengarkan materi kedua yang dibawakan ko Deny Doank. Berjudul “Future Is Now”, materi ini mengajarkan tentang tidak ada sesuatu yang kebetulan dan tetap fokus dengan apa yang dikerjakan saat ini. Di akhir sesi, ko Deny mengajak para peserta dan panitia untuk bermain game estafet sarung. Setelah sesi ko Deny berakhir, saatnya para peserta makan siang. Sama halnya saat hendak sarapan, setiap kelompok wajib mengucapkan “kami ingin makan” dalam bahasa asing yang digunakan sebagai nama kelompok mereka.

Setelah santap siang, acara berlanjut ke sesi materi ketiga. Kali ini giliran ko Tony Christy (ko Acin) membawakan materi “Cara Mengembangkan Potensi Diri”. Disini, ko Acin mengajarkan kita bahwa kita harus memperkuat kepercayaan diri kita guna menggali dan mengembangkan potensi yang ada di diri kita. Setelah sesi ko Acin berakhir, saatnya para peserta diajak bermain game mencari permen dalam tepung. Pada permainan ini, para peserta diharuskan berjalan jongkok dari titik start menuju meja yang terdapat mangkok berisi tepung dan permen. Setelah sampai di meja, peserta harus mencari permen yang terkubur didalam tepung dengan hanya menggunakan mulut. Alhasil, semua wajah peserta pun nampak putih akibat tepung yang terbalur diwajah mereka.

Selesai bermain, saatnya para peserta mandi. Setelah mandi, giliran ko Rudy Cahyadi (ko Rucay) membawakan materi ke-4. Koko yang luar biasa ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas apa yang telah dimiliki sehingga dapat menyadari tujuan hidup untuk meraih kesuksesan. Setelah materi ke-4 selesai, para peserta bersantap malam bersama. Selesai santap malam, kembali ko Rucay yang membawakan materi. Di materi ke-5 ini, ko Rucay membawakan materi mengenai peningkatan diri. Dimana kita harus memiliki kemampuan untuk berinteraksi antar sesama di era industrial revolution 4.0 saat ini. Setelah sesi ko Rucay, para peserta diarahkan untuk beristirahat guna menghadapi tantangan di hari terakhir.

Di hari ke-3 atau hari terakhir, para peserta dibangunkan pada pukul 04:00 dini hari. Dengan guyuran hujan yang cukup deras saat itu, para peserta melakukan game jurit subuh yang telah dipersiapkan. Ada 6 game di 6 pos berbeda yang harus dimainkan demi mengumpulkan poin kelompok.

Selesai jurit subuh, para peserta mandi dan sarapan. Tepat jam 7, saatnya para peserta melakukan outbound. Dikarenakan banjir besar yang melanda Kota Tepian saat itu, lokasi outbound yang awalnya berada di 5 titik RTH Kota Samarinda, akhirnya dipindah ke lingkungan Vihara Muladharma dan Sekolah Budi Bakti. Selama 7 jam para peserta menikmati permainan outbound yang telah dipersiapkan panitia. Selesai outbound, para peserta pun mandi dan bersiap untuk acara penutupan Rekin yang diselenggarakan di aula SD Budi Bakti.

Video dokumentasi dapat dilihat di REKIN 11. Future Start Right Now

REKIN 11 190707 0572

REKIN 11 190707 0572

REKIN 11 190707 0572

REKIN 11 190707 0572

REKIN 11 190707 0572

REKIN 11 190707 0572

REKIN 11 190707 0572

REKIN 11 190707 0572

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.