Patria Basic Training 4 Samarinda

DSC 0500

DPC Patria Samarinda kembali menggelar Patria Basic Training untuk keempat kalinya. Dimotori oleh Sdri. Melinda, kegiatan ini digelar pada tanggal 29 Juni – 01 Juli 2018 di Vihara Muladharma.


Kali ini, DPC Patria Samarinda menghadirkan 3 pembicara luar biasa. Ko Fery Go dari Samarinda, Ko Made Adnyana dari Denpasar, dan Ko Ishak dari Tanjung Pinang.
Diikuti 24 orang peserta, rata-rata dari mereka masih berstatus pelajar putih – abu-abu.
Pada hari pertama, kegiatan diawali pada pukul 18:00 dengan pembacaan Namakara Patha dan games singkat. Setelah itu mendengarkan kata sambutan dari Bp. Giovanni Siedharta selaku ketua DPD Patria Kalimantan Timur dan sekaligus meresmikan kegiatan ini.
Sebagai sesi materi pembuka, ko Ishak membawakan materi “Apa Yang Berbeda Dari Buddhisme”. Sebuah materi yang menjelaskan apa yang berbeda dari Agama Buddha dengan agama lainnya. Terutama dengan agama yang ada di Indonesia. Pada sesi ini, ko Ishak juga mengajak beberapa peserta untuk berinteraksi. Setelah 2 jam mendengarkan materi, tepat pukul 22:00 kegiatan hari pertama pun usai.

Keesokkan harinya, para peserta, panitia, dan pembicara melakukan chanting bersama di ruang dhammasala. Selesai chanting, mereka pun mandi lalu sarapan. Dan pada pukul 08:00, Ko Ad pun memulai sesi ke-2 dengan materi “Sukses Dengan Pikiran Positif”. Dan hal yang selalu menarik perhatian dari materi ini adalah prosesi peniupan balon hingga meletus. Beberapa peserta terlihat kewalahan dalam usaha meletuskan balonnya. Namun berkat dukungan dari teman-teman peserta yang lain, mereka pun akhirnya dapat menunaikan misi tersebut.
Setelah bermain dengan balon di sesi Ko Ad, para peserta pun kembali diajak bermain oleh Ko Fery di Sesi ke-3 “Faktor Kepemimpinan Fundamental”. Para peserta diajak Ko Fery untuk memecahkan botol kaca. Bukan dengan cara dihampas (Red: Dibanting), tapi menggunakan tangan. Apakah bisa? Tentu bisa. Sen-Sen didaulat sebagai peserta pertama yang melakukan hal ini. Dengan transferan ilmu dari Ko Fery, Sen-Sen pun sukses memecahkan botol tersebut untuk pertama kalinya. Lalu giliran peserta lain yang mencoba. Hasilnya? Ada yang sukses dan ada juga yang gagal. Namun berkat ilmu yang kembali ditransfer Ko Fery, para peserta yang gagal tadi sukses memecahkan botol tersebut. Sesi ko Fery pun selesai tepat saat jam makan siang.
Setelah makan siang, giliran Ko Ishak yang membawakan materi “Tips Manajemen Organisasi”. Pada sesi ini, para peserta diajak untuk bermain “Who Wants To Be a Millionaire?”. Terdapat hal menarik pada game ini. Para peserta yang awalnya memiliki modal 6 kertas, begitu selesai melakukan penukaran, ada yang mendapatkan 8-9 kertas. Sehingga ada peserta yang mendapatkan nominal >100juta.
Selanjutnya sebagai materi tambahan dan materi terakhir dari Ko Ad, jurnalis penikmat kopi ini membawakan materi “Generasi Kreatif, Generasi Zaman Now”. Materi ini berisikan tentang bagaimana cara kita untuk menjadi generasi yang kreatif dan inovatif. Setelah mendapatkan ilmu tersebut, tiba saatnya para peserta untuk mandi dan dilanjutkan dengan makan malam.
Pada malam harinya, Ko Ad membawakan sesi “Mengenal Patria Dari Masa Ke Masa”. Berkonsep perbincangan santai, para peserta mendengarkan curhatan dan pesan-pesan dari Ketua DPC Patria Samarinda terdahulu. Ko Franky Wijaya (2008-2010), Bp. Giovanni Siedharta (2011-2013), dan Ko Riandy Gautama (2013-2015) menjadi narasumber pada sesi ini. Dan hari ke-2 pun ditutup dengan sesi penyerahan kenang-kenangan bagi pembicara dan foto bersama. Dan hari itu pun menjadi hari terakhir Ko Adnyana di Kota Tepian karena esok harinya beliau harus kembali ke Pulau Dewata untuk menghadiri sebuah acara. Sebagai acara perpisahan, kami pun melakukan nobar Piala Dunia di sebuah Cafe.

Pada hari terakhir (01/07), Ko Ishak membawakan materi “Etika Berorganisasi” dan dilanjutkan dengan sesi “Kesan dan Pesan”. Pada sesi ini, para peserta, panitia, dan pembicara secara bergantian memberikan kesan-kesan terhadap kegiatan ini. Dan kegiatan ini pun ditutup dengan menyanyikan lagu “Jangan Pernah Ucapkan” oleh seluruh peserta, panitia, dan pembicara.
Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang turut mensukseskan kegiatan ini. Terutama kepada Ko Fery Go, Ko Made Adnyana dan Ko Ishak yang telah bersedia hadir guna memberikan ilmu mengenai organisasi Patria kepada teman-teman disini.

 

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

DSC 0226

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.