STeP – D Sesion 2 DPC PATRIA SAMARINDA

STeP – D ( See, Listen, Practice Dhamma ) kegiatan DPC PATRIA Samarinda ini di adakan 2 minggu sekali, di mulai pada tanggal 7 september 2013 dan berakhir tanggal 24 november 2013. Kegiatan ini di adakan dengan tujuan untuk merangkul kader – kader muda PATRIA Samarinda, dan melatih mereka untuk menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan memiliki jiwa kepemimpinan, yang di harapkan dapat menjadi dasar dan pegangan mereka dalam kehidupan sehari – hari. [ foto ]



Pertemuan pertama di isi dengan kegiatan out bond yang merupakan ucapan selamat datang dan juga membangun keakraban dan kepercayaan di antara anggota masing – masing kelompok.

Pertemuan kedua di isi dengan kegiatan memasak, di mana masing – masing kelompok berlomba untuk memasak dengan bahan dasar ayam. Pertemuan ketiga di isi dengan madding, masing – masing kelompok membuat madding dengan tema yang telah di tentukan. Pertemuan keempat di isi dengan iklan, masing – masing kelompok membuat dua buah iklan komersial & non komersial. Pertemuan kelima diisi dengan presentasi video PATRIA & Rompi biru, yang telah di buat oleh masing – masing kelompok dan dapat di Vote via Facebook.

Pertemuan keenam di isi dengan pembacaan bulletin yang berisi seluruh kegiatan STeP – D dari pertemuan awal hingga kelima, yang telah di buat oleh masing – masing kelompok.

Penutupan STeP – D di adakan pada tanggal 24 november 2013 di Rumah Ulin. Di mulai pukul 6 pagi peserta berkumpul di vihara Muladharma, lalu jam 7 bersama – sama pergi ke rumah ulin. Game di rumah ulin di bagi menjadi 2 sesi, sesi pertama di mulai pukul 8.30 – 11.00. Untuk sesi pertama ada 6 pos yang telah di persiapkan oleh para panitia : 1. njot – njotan, di mana peserta di minta untuk berkeliling rumah ulin menggunakan sepeda lalu di berikan pertanyaan yang tidak mereka sangka sebelumnya.
2. angkut samudra peserta di minta untuk memindahkan air dengan media spons dari ember ke dalam aquarium dengan jumlah air dan waktu yang sudah di tentukan.
3. Ala jupe ,permainan membawa balon dengan cara seluruh anggota kelompok berbaris dan membawa balon dengan menggunakan dada.
4. Cipok bumi, peserta di minta untuk mencari kunci gembok yang telah di sebar di dalam kolam dengan menggunakan mulut.
5. Bisikan si gila, peserta di minta untuk mengikuti instruksi dari panitia, di mulai dengan posisi berbaring, jika panitia mengatakan duduk maka peserta harus duduk, jika di minta berdiri mereka harus berdiri, tetapi instruksi di ucapkan dengan sangat cepat, yang membuat banyak peserta cukup kewalahan.
6. Balon kremes, peserta masuk ke dalam kolam renang lalu tangan mereka di borgol dengan borgol kertas, dan mereka di minta untuk mengambil balon yang terdapat di dasar kolam, memecahkannya lalu menjawab pertanyaan yang ada di dalamnya, selama di dalam kolam borgol mereka tidak boleh robek.

Cuaca yang sangat panas pun tidak menutup semangat mereka untuk berkompetisi. Selama games sesi pertama ini peserta harus berjalan buta dari satu pos ke pos lain dengan syarat, hanya 10 kaki yang menapak lantai, 1 orang normal, 3 orang buta, dan 1 orang bisu, setiap tiba di satu pos mereka harus mencari password berupa nama latin dari pohon – pohon tertentu, dan setelah berhasil menyelesaikan permainan peserta akan mendapatkan senjata yang bisa mereka gunakan untuk permainan puncak ( champion’s flag) Kegiatan sesi dua di isi dengan 2 games yaitu Escape from Azkaban& Champion’s Flag. Escape from azkaban merupakan permainan membebaskan teman sekelompok dari ranjau atau bom yang telah di sebar di area permainan, teman yang akan di bebaskan di tutup matanya, dan teman yang bertugas membebaskan berteriak dari garis finish untuk mengarahkan temannya agak tidak menginjak ranjau.

Champion’s Flag merupakan permainan penutup dimana setiap kelompok memiliki bendera masing – masing yang harus mereka jaga, tetapi mereka harus mengambil bendera lawan agar bisa memenangkan pertandingan, dalam game ini peserta di bekali dengan 5 jenis senjata, freeze, yang akan membuat lawan membeku selama 30 detik. Bom, yang akan membunuh lawan. Reflect yang dapat memantulkan senjata lawan. Invincible yang merupakan kekuatan kekebalan, dan Revive yag dapat menghidupkan kembali teman sekelompok yang telah mati. Rangkaian penutupan STeP – D berakhir pukul 16.00 . Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran acara ini, para panitia dan tentunya para peserta STeP – D yang luar biasa !! semoga kedepannya kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana 

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.