Mantap Banaarrr

17 - foto bersamaItulah seruan yang terdengar membahana dari lantai 4 gedung SMP Dhammasoka Banjarmasin. Jika pelajar-pelajar SMA pada umumnya akan berlibur ke luar kota pada saat libur akhir pekan, berbeda dengan 40 pelajar Buddhis yang memutuskan untuk mengikuti PATRIA Basic Training (PBT) ke-2 yang diselenggarakan oleh PATRIA DPC Banjarmasin.



Pembacaan Namakara Patha, sambutan dari ketua DPC Banjarmasin serta Paulus Liem selaku perwakilan BPO, dan tentu saja pemutaran video profil PATRIA menjadi pembuka PBT yang diselenggarakan 3 hari dari tanggal 25-27 Maret 2016. Banjarmasin patut berbangga karena dalam PBT kali ini dihadiri oleh 4 vijjaduta dari 4 daerah berbeda. Paulus Ňanavaddhano dari Medan, Ishak Dhammapalo dari Tj. Pinang, Ervan Setiawan dari Sampit, dan Erlin Kumudajivinni Sulisthio dari Samarinda. Juga hadir Melda dari Sampit sebagai peninjau.

Sesi pertama dibawakan oleh Ishak dengan tema “Apa Yang Berbeda dari Buddhisme”, di tengah sesi juga hadir wartawan TV lokal yang sempat meliput kegiatan yang tengah berjalan, wartawan tersebut tertarik dengan antusiasme pemuda yang tetap bersemangat meski saat itu adalah hari libur. Setelah itu dilanjutkan oleh Paulus yang membawakan sesi “Sukses dengan Pikiran Positif”, ditutup dengan aksi ledakan balon beruntun dari dalam ruang kelas PBT, menandakan kesuksesan besar bagi semua peserta yang berhasil mengalahkan kelemahan terbesar mereka dengan pikiran positif.

Memiliki keyakinan yang kuat serta pikiran yang senantiasa positif tidaklah cukup, maka ke-4 vijjaduta dengan ciri khas masing-masing berkolaborasi membawakan sesi “Faktor Kepemimpinan Fundamental” yang membuat peserta sangat termotivasi. Erlin menjadi penutup PBT hari pertama dengan sesi “Who Am I?”. Peserta berhasil membuat Erlin mengencangkan urat leher karena harus bersuara ekstra nyaring, kenapa? Karena nyaris semua peserta berebut untuk meminta penjelasan mengenai kepribadian mereka yang tertuang dalam doodle test. Serangkaian kegiatan yang telah dimulai dari pagi hingga malam hari, ditutup dengan sangat istimewa oleh Erlin dengan melakukan relaksasi kepada semua peserta PBT.

100% kehadiran peserta membuat vijjaduta kian bersemangat di PBT hari ke-2. Sungguh tak terduga ketika Ishak sebelum memulai sesi “Etika Berorganisasi” mengajak peserta untuk meregangkan badan seraya berkata “Oh yes baby!”. Paulus menjadi penutup PBT hari ke-2 dengan sesi “Tips Manajemen Organisasi”. Selain mendapatkan wawasan mengenai PATRIA, pensil yang dapat kami patahkan hanya dengan satu jari telunjuk membuktikan bahwa tekad yang kuat akan menjadi kekuatan nyata. Serta rasa terima kasih yang seringkali lupa untuk diucapkan, malam itu kami tuangkan dengan tulus melalui gift card.

Sebagai penutup serangkaian kegiatan PBT Banjarmasin, peserta disuguhkan sesi “Mengenal PATRIA dari Masa ke Masa” yang dikemas secara santai ala “warung kopi tanpa kopi”. Dipandu oleh Ervan dan Ishak, 3 pelaku sejarah PATRIA Banjarmasin yaitu Linda, Nico, dan Mega menceritakan bagaimana perkembangan PATRIA Banjarmasin. PBT diakhiri dengan sesi final Secret Admire. Dimana dari hari pertama hingga hari ketiga, peserta diberikan 1 nama peserta lainnya sebagai target yang harus diperhatikan dan diberikan pesan secara rahasia. Pada hari ketiga, target akan diberikan hadiah yang harus memiliki makna, sebagai bentuk perhatian dari sang pemberi.

Penyerahan cinderamata kepada vijjaduta dan sertifikat kepada peserta, menjadi penanda berakhirnya PBT Banjarmasin. Tidak lupa kami berfoto dengan pose mantap banar (banget)! Semoga PATRIA Banjarmasin ke depannya semakin melahirkan duta – duta Dhamma yang bermoral, sukses, dan mandiri. One Spirit One Dhamma!  

 

1 - Opening

 

2 - sesi

 

3 - sukses dengan pikiran positif

 

 

4 - Sesi

 

5 - ice breaking

 

6 - ice breaking

 

 

7 - sesi

 

8 - sesi

 

9 - gift card

 

10 - one spirit one dhamma

 

11 - patria masa ke masa

 

12 - apresiasi peserta aktif

 

13 - secret admire

 

14 - tukar kado

 

15 - penyerahan sertifikat

 

16 - penyerahan kenang-kenangan

 

17 - foto bersama

 

18 - Vijjaduta PBT Banjarmasin

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.