Siberia

Siberia yang berarti “Tanah Tidur” merupakan wilayah luas yang termasuk dalam negara Rusia, Siberia ternyata juga ada di Indonesia tepatnya di daerah ibu kota Kalimantan Barat, Pontianak. Namun Siberia yang dimaksud bukanlah sebuah Negara melainkan sebuah singkatan dari sebuah kegiatan DPC PATRIA Pontianak yaitu “Semarak Imlek Bersama PATRIA”, kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 8 Februari 2015, merupakan kegiatan yang ketiga kalinya yang diselenggarakan DPC PATRIA Pontianak dalam rangka menyambut Imlek, namun pada kegiatan ini telah ditetapkan dengan nama “SIBERIA”. [ foto lainnya ]


Seperti tahun kemarin acara ini adalah kegiatan pembagian paket sembako kepada keluarga pra-sejahtera tionghoa yang akan menyambut imlek, namun pada sebelumnya pemberian sembako yang dilakukan dibagi dari rumah ke rumah tetapi pada tahun ini tim survey menunjuk sebuah sekolah dasar yang beralamat di Tanjung Hulu, Jln. Panglima A’im. Bekerjasama dengan seorang guru, kami langsung segera mendata murid-murid yang dikategorikan pra-sejahtera, didapatlah 35 orang murid tersebut. Setelah itu kami mengadakan rapat untuk kegiatan ini, mulai dari penyusunan panitia dengan terpilihnya ketua panitia oleh Andrik Sugandho, dilanjutkan dengan menguraikan isi didalam paket sembako yang terdiri dari, kue kering, kue keranjang, jeruk, beras, minyak, gula, angpau dan lain-lain. Lalu didapatlah jumlah dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan acara ini, penggalangan dana dilakukan dengan penyebaran proposal kepada donatur-donatur, pesan broadcast BBM, dan juga melalui Social media seperti Facebook dan instagram. Kabar baik pun datang dari salah satu panitia usaha dana, kami diberikan beberapa paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula dari salah satu organisasi social, Lions Club.

Pemberian tersebut pun meringankan penggunaan dana namun tidak meringankan semangat kami dengan adanya kabar baik tersebut semua panitia lebih bersemangat, dan pada tanggal 2 Februari 2015, dana pun sudah mencukupi akhirnya kami menutup penggalangan dana. Setelah dana tercukupi, panitia segera berbelanja beberapa perlengkapan dan pada tanggal 7 Februari 2015 packing-packing pun dilaksanakan di Vihara Buddharatana Pontianak kantong merah yang menjadi alat pembungkus paket-paket sembako tampak menumpuk diruangan dhammasala, packing pun selesai semua panitia pun akhirnya pulang. Kebetulan pada minggu pagi di tanggal 8 Februari 2015 begitu cerah tidak nampak awan abu-abu dilangit, cuaca pun mendukung perbuatan baik kami dihari itu tidak terasa sudah jam 9 pagi kami berkumpul di Vihara Buddharatana Pontianak semua paket segera kami pindahkan ke sebuah mobil Vihara yang kami sebut BMW (Bawa Mobil Wihara) meskipun sudah usang BMW masih tangguh menaiki tanjakan jembatan tol sungai Kapuas, tidak berlama-lama lagi semua personil sudah siap dengan kendaraan roda duanya perjalanan pun dimulai!.

15 menit kemudian kami sampai di Sekolah Dasar Negeri 04, paket-paket segera kami pindahkan menuju sebuah ruangan kelas. Pada saat pengangkutan paket tidak hanya laki-laki saja yang mengangkut, tetapi para wanita juga ikut mengangkat beras-beras yang dikemas dalam 1 karung seberat 25 kg, selesai sudah pengangkutan paket-paket tidak terasa kami bisa menyiapkan lebih awal, tampak kantong merah yang banyak memenuhi ruangan kelas saatnya kami menunggu kedatangan para orang tua murid, satu persatu orang tua datang dengan membawa surat undangan kemudian mereka pun duduk ditempat yang telah kami siapkan acara pun dimulai dengan pembukaan oleh MC oleh Mellyanti setelah itu MC mempersilahkan ketua panitia untuk memberikan sambutan, sambutan yang diucapkan oleh ketua adalah pengenalan sedikit profil PATRIA dan tujuan dari kegiatan bakti sosial ini sambutan pun diakhiri dengan tepuk tangan lalu MC kembali lagi dan mulai menjelaskan alur pembagian paket supaya pembagiannya rapi dan tidak saling rebutan berdesak-desakan, seksi paket sudah siap di meja masing-masing.

Pembagian dimulai semua panitia saling mengoper sembako satu persatu untuk membantu seksi paket dalam pembagian, senyum manis yang tampak dari orang tua serta merta ucapan terima kasih yang diucapkan membuat kami lebih bersemangat, pembagian pun selesai dan diakhiri dengan foto bersama pemuda/i DPC PATRIA Pontianak. Setelah orang tua murid sudah pulang kelas pun tampak sepi namun cerita dari artikel ini tidak hanya sampai disini, kami mulai berkumpul dan melakukan briefing dan sambil melahap snack konsumsi, kembali lagi Andrik menjelaskan rute kami berikutnya perjalanan kami dilanjutkan dengan berpencar agar pembagian paket menjadi lebih efektif setelah masing-masing tim sudah membagi paket-paket sembako di dua tempat yang berbeda kami kembali berkumpul di salah satu kediaman anggota kami, kami langsung beristirahat sebentar sambil menyantap semangkuk mie yang disediakan oleh tuan rumah. Setelah lapar, capek dan ngantuk hilang kami kembali melanjutkan perjalanan kami menuju sebuah desa yang bernama Wajok hilir, desa tersebut terletak 10 km dari tempat istirahat, helm-helm kembali kami kenakan motor kembali kami hidupkan perjalanan di sore itu kami lanjutkan kembali setelah menempuh perjalanan sekitar 25 menit sampailah kami disalah satu rumah seorang nenek-nenek yang kami sebut “apo”, lalu kami masuk dan memberikan paket sembako pada saat kami sedang ngobrol hujan turun dengan deras untung saja rumah Apo merupakan tujuan terakhir kami, kami berteduh sambil menunggu hujannya reda setelah matahari kembali menunjukkan sinarnya kami akhirnya selesai dengan kegiatan ini.

Kegiatan ini pun berakhir dengan yel-yelnya PATRIA One Spirit One Dhamma!, Semarak yang kami rasakan benar-benar terasa hingga sampai dirumah masing-masing ucapan terima kasih yang sebesarnya-besarnya kepada semua donatur dan semua panitia yang telah berpartisipasi dan merealisasikan kegiatan ini, semoga pemberian yang diberikan bermanfaat. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta.  

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.