Trust Me, It Works

Saat ini teknologi informasi sangat berkembang pesat. Tidak jarang dari kita sering mendapatkan broadcast artikel Dhamma. Apalagi jika kita memiliki banyak grup di WA, Line, FB dll. Salah satu artikel yang menarik untuk dibahas adalah tentang pikiran.

Dalam Dhammapada 2, disebutkan bahwa “Pikiran adalah pelopor dari segala sesuatu, pikiran adalah pemimpin, pikiran adalah pembentuk. Bila seseorang berbicara atau berbuat dengan pikiran murni, maka kebahagiaan akan mengikutinya, bagaikan bayang-bayang yang tak pernah meninggalkan bendanya.”

Lalu pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kita bisa mengembangkan pikiran yang baik? Dalam banyak artikel yang juga kita dapatkan, salah satu cara yang digunakan adalah dengan bermeditasi. Secara garis besar, meditasi terbagi menjadi 2 yaitu Vipassana (pandangan terang) dan Samatha (konsentrasi). Dalam praktiknya, dua metode ini saling mendukung satu sama lain.

Sebagaimana dalam ajaran Buddhis, kita tidak dituntut untuk langsung percaya sesuatu tanpa menyelidikinya terlebih dahulu. Kita lebih disarankan untuk Ehipassiko (datang, lihat dan buktikan). Pertanyaan selanjutnya, bagaimana kita bisa mendapatkan sharing dari para praktisi yang sudah mendapatkan manfaat dari meditasi ini? Karena itulah maka judul SaddEx kali ini adalah : ”Trust Me, It Works.”

Para pembicara yang didatangkan khusus kali ini berasal dari grup meditasi Cetiya Bhavana Sanggar Agung yaitu Bapak Halim, Bapak Denny dan Saudari Harum. Dengan dipandu Saudara Laiman Johan sebagai moderator, acara berlangsung dengan menarik.

Dalam pemaparannya, Bapak Halim menekankan pada perubahan cara berpikirnya sebagai hasil dari latihan meditasinya. Dengan memiliki kesadaran yang lebih bagus dan juga menyadari ketidakkekalan, seseorang dapat mengubah kebiasaan jelek, menjadi tidak sombong, mau mengalah, tidak cepat marah. Pembelajaran Dhamma menjadikan hidup lebih tenang dan baik. Dengan kata lain, belajar Dhamma harus disertai dengan meditasi yang rutin untuk berlatih melepas, tidak melekat dengan hal-hal duniawi.

Jika sebelumnya Bapak Denny mengalami kesulitan tidur dan harus mengkonsumsi obat, maka dengan melakukan meditasi rutin, ketergantungan terhadap obat menjadi semakin berkurang sampai akhirnya tidak perlu mengkonsumsi obat apa pun untuk bisa tidur. Disamping itu Bapak Denny dapat merasakan manfaat body scanning (menyadari bagian tubuh dari atas-bawah) yang dilakukan sebelum tidur ternyata bisa menyegarkan tubuh keesokan harinya.

Manfaat lainnya dengan meditasi rutin ini adalah, ketika muncul perasaan sakit di bagian tubuh tertentu, dengan mengarahkan perhatian ke tubuh yang sakit itu, maka dalam beberapa waktu singkat, rasa sakit pun menjadi hilang. Bapak Denny juga menambahkan tentang pemahaman Dhamma dengan benar yaitu ketika rasa sakit/ketegangan muncul, kita perlu menjaga kesadaran, sabar dan penuh konsentrasi untuk rileks, mengendorkan syaraf dalam meditasi.

Saudari Harum, dalam penjelasannya memaparkan bahwa seyogyanya pikiran dapat harmonis dengan tubuh (nyawiji). Hal ini berarti kita dapat menyadari apa yang sedang dikerjakan. Ketika sedang berlatih meditasi, kita perlu menyadari bahwa latihan ini adalah latihan yang baru. Kita perlu sabar dalam latihan sampai kita tidak sadar bahwa kita sedang berlatih kesabaran. Manfaat dari meditasi dapat dirasakan jika kita mengulang latihan ini. Seorang praktisi meditasi yang terampil akan mengetahui kondisi badannya sendiri.

Demikianlah acara SaddEx yang dikemas secara istimewa kali ini di rumah Saudara Yudha. Perserta yang hadir lebih beragam karena terdiri dari 2 grup yaitu SaddEx dan grup meditasi Sanggar Agung. Sebelum acara diskusi dengan 3 nara sumber tersebut, acara dimulai dengan pemberkatan cetiya di lantai 2, ulang tahun dan makan malam bersama. Seperti pada 2 edisi sebelumnya, acara SaddEx juga semakin meriah karena banyaknya anak kecil yang bermain dan berlarian.

Semoga acara yang dibuat ini dapat memberikan kesan bagi para pesertanya dan juga menginsipirasi teman-teman SaddEx sekalian yang belum sempat hadir kali ini. Mari kita jadikan meditasi sebagai makanan batin demi kebahagiaan kita sendiri.

“Trust Me, It Works. How About You?”














Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.