Dushmash

26 September 2015 tepatnya di Vihara Dhamma Jaya Surabaya, DPC Patria Surabaya kembali mengadakan Saddha Perdana dengan tema “Dubsmash”. Apa sih Dubsmash itu?? Dubsmash itu merupakan singkatan dari Do Your Best, be Smart and Share Dhamma. Acara Saddha Perdana kali ini menggunakan konsep yang berbeda dengan Saddha Perdana sebelumnya. [ foto lainnya ]

Acara dimulai pada pukul 13:00 siang, peserta datang lalu menuju meja registrasi untuk daftar ulang. Disamping meja registrasi terdapat stand photobooth untuk peserta mengabadikan moment mereka dalam Saddha Perdana ini. Tepat pada pukul 13:30 acara dibuka oleh ketua DPC Patria Surabaya yang baru yaitu Charlie Wirya dengan mengenalkan Patria kepada para peserta. Setelah pengenalan patria dilanjutkan dengan menyanyikan mars patria. Sesi selanjutnya adalah games pos yang bertujuan mengakrabkan para peserta, dimana setiap games ada dipos yang telah ditentukan dan dimainkan secara berkelompok. Peserta diminta menggumpulkan score disetiap pos. score yang paling banyak akan diberikan hadiah menarik dari panitia.

Selang 2 setengah jam sesi games pos, peserta diberikan waktu istirahat ditemani oleh roti dan minuman. Disaat itu, peserta dan panitia dikumpulkan jadi 1 lingkaran dan saling mengenalkan dirinya masing-masing agar lebih akrab lagi. Pada pukul 16:30 sore sesi Yudha di mulai. Pada sesi ini Yudha menyampaikan materi tentang “Kecerdasan Emosi & Praktek Buddha Dhamma”. Apa itu kecerdasan emosi? Yaitu kemampuan mental yang dapat membantu kita mengendalikan dan memahami perasaan-perasaan kita dan orang lain yang menuntun kepada kemampuan untuk mengatur perasaan-perasaan tersebut. Jadi kecerdasan emosi sangat penting bagi kita karena dapat melihat diri sendiri seperti orang lain melihat kita dan mampu memahami orang lain seolah-olah apa yang dirasakan orang itu kita dapat merasakannya juga. Serta kecerdasan emosi yang tinggi akan sangat berpengaruh pada peningkatan kualitas hidup.

Ada 6 unsur yang membangun kecerdasan emosi yaitu :

  1. Kemampuan Mengatasi Stress
  2. Kemampuan Mengendalikan Dorongan Hati
  3. Kamampuan Mengelola Suasana Hati
  4. Kemampuan Memotivasi Diri Sendiri
  5. Kemampuan Memahami Orang lain
  6. Kemampuan Hidup Bersosialisasi


Tidak hanya itu, Yudha juga menjelaskan praktek Buddha Dhamma dalam meningkatkan kecerdasan emosi dilalui dengan cara:

1. Praktek Kesadaran Diri (Bhavana)

2. Praktek Mengelola Emosi (Pacavekkhana)

o Mengenali emosi diri

o Mengenali penyebab emosi

o Mengenali akibat dari emosi

o Kemampuan memotivasi diri sendiri

3. Praktek Mengenali & Mengelola Emosi Orang Lain (Karuna & Mudita)

4. Praktek Memotivasi Orang Lain (Dhammasakaca & Dhammadesana)


Jadi Yudha berpesan kepada kita agar belajar tentang kecerdasan emosi karena itu sangat membantu sekali dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang telah dijelaskan. Sehabis sesi materi yang di isi oleh Yudha, dilanjutkan sesi foto bersama dan pengumuman pemenang games pos serta penyerahan hadiah. Lalu diakhir acara peserta dipersilakan makan malam.  

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.