Semangat Meriahkan Waisak

Waisak adalah salah satu hari raya yang tentu saja ditunggu-tunggu oleh para umat Buddha. Beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi di zaman sang Buddha diperingati setiap tahunnya melalui kemeriahan semangat Waisak oleh para umat. Puja bakti melewati detik-detik Waisak sudah menjadi rutinitas di hampir setiap vihara sambil merenungkan makna sejarah hari raya ini.


Untuk menyambut hari spesial ini, beberapa hari bahkan minggu sebelum hari H, berbagai kegiatan diadakan semenarik mungkin dengan tujuan meningkatkan minat para umat menyambut Waisak sambil meremind (mengingatkan kembali) akan segera datangnya peringatan Waisak. Salah satunya yang dilakukan di vihara Jaya Manggala Jambi setiap tahunnya.

Tahun ini, umat Buddha Kota Jambi kembali disuguhkan berbagai macam kegiatan menarik dalam menyambut istimewanya hari raya suci agama Buddha ini. Bertempat di ruangan Dhammasala vihara Jaya Manggala Jambi, tepat sebelum perayaan Waisak, seperti tahun-tahun sebelumnya, selama sebulan penuh diadakan SPD (Sebulan Penghayatan Dhamma) yang menjadi ajang dimana para umat dapat mendengarkan serta berpartisipasi di dalam Dhammadesana dan sharing Dhamma yang dibawakan oleh Bhikkhu Sangha, para romo, attasilani, dan narasumber-narasumber berkompeten lainnya. Selain itu, selama lebih dari 4 minggu sebelum Waisak, vihara Jaya Manggala Jambi menjadi lokasi berlangsungnya bazaar Waisak yang menyajikan berbagai stand, seperti stand makanan-makanan yang bisa membuat lidah ‘bergoyang’, stand minuman, stand pakaian dan aksesoris, stand mainan dan masih banyak stand menarik lainnya. Lalu tak lupa juga para umat diajak untuk belajar saling berbagi melalui kegiatan Donor Darah yang diadakan pada tanggal 19 Mei 2013 di vihara Jaya Manggala Jambi. Masih banyak lagi kegiatan lainnya yang disajikan untuk memenuhi antusias umat menyambut Waisak.

Sebagai bagian dari Keluarga Besar vihara Jaya Manggala Jambi (KBJM), Patria DPD Jambi tak ketinggalan memeriahkan suasana Waisak di Jambi. Setelah beberapa tahun sebelumnya sukses menyelenggarakan Patria Cup, tahun ini Patria Jambi ingin lebih memeriahkan penyambutan hari raya agama Buddha ini melalui Patria Cup 2013 bertajuk “Festival Olahraga dan Seni dalam Semangat Buddhis”.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Patria Cup kembali meningkatkan semangat umat Buddha menyambut Waisak dengan berbagai cabang perlombaan menarik di bidang olahraga dan seni. Untuk lebih memeriahkan suasana Waisak ini, Patria Jambi menyelenggarakan hingga 9 cabang perlombaan menarik. Hasilnya, meningkatlah minat umat Buddha Jambi menyambut waisak ini sehingga ratusan peserta penuh semangat mendaftar untuk berbagai cabang perlombaan tersebut dan puluhan juara-juara luar biasa berhasil memeriahkan event tahunan ini.


Patria Cup 2013 di Jambi Kembali Sukses Meriahkan Suasana Waisak


Catur, badminton dan tenis meja merupakan cabang olahraga yang diperlombakan kembali di Patria Cup tahun ini. Patria Cup dimulai dengan cabang olahraga catur pada tanggal 14 April 2013 di ruang perpustakaan vihara Jaya Manggala Jambi. Lebih dari 20 peserta bertanding dengan seru demi meraih juara di cabang perlombaan ini. Di cabang perlombaan badminton, terdapat 2 kategori yakni Tunggal Putra dan Ganda Putra yang diikuti puluhan peserta. Perlombaan yang dilaksanakan di Hall Haji Jambi tanggal 21 dan 28 April 2013 ini berhasil menarik minat puluhan hingga ratusan umat untuk menonton pertandingan ini dengan penuh semangat sportifitas.

Tanggal 5 dan 12 Mei 2013, lantai 2 vihara Jaya Manggala menjadi lokasi pertandingan tenis meja. Puluhan peserta berjuang menjadi juara di cabang perlombaan yang terbagi menjadi 2 kategori ini, yakni tenis meja tunggal putra dan ganda putra. Cabang perlombaan ini pun tak kalah menarik minat puluhan penonton untuk menyemangati para peserta bertanding.

Hal menarik lainnya di Patria Cup tahun ini adalah diadakannya cabang perlombaan permainan kartu uno dan perlombaan fotografi. Permainan kartu uno merupakan kreasi dari hobi dari anggota Patria Jambi dalam mengisi waktu luang. Dari hobi inilah, Patria Jambi berinisiatif mengadakan perlombaan uno di ajang Patria Cup tahun ini di vihara Jaya Manggala Jambi dan mengajak puluhan peserta mendaftar dan mengadu keterampilan menjadi juara. Selain itu, perlombaan fotografi ditujukan untuk menarik minat para umat yang hobi dalam fotografi. Tema yang diangkat untuk perlombaan fotografi tahun ini adalah “Patria Cup” dimana para fotografer diajak menangkap objek-objek menarik di setiap kegiatan Patria Cup.

Selain cabang-cabang perlombaan di bidang olah raga dan seni demikian, tahun ini Patria Jambi pun memeriahkan suasana waisak dalam Dhamma dengan berbagai cabang lomba baru untuk Patria Cup tahun ini. Patria Cup 2013 ini dikombinasikan dengan beberapa lomba menarik lainnya, seperti LCC Dhamma tingkat SD, SMP, dan SMA, perlombaan Olimpiade Dhamma tingkat SD, SMP dan SMA, perlombaan Dhammadesana, dan juga perlombaan pembacaan Dhammapada. Dari sini Patria Jambi mengajak para pelajar dan muda-mudi Buddhis di Jambi lebih bersemangat dalam mempelajari Dhamma, apalagi masih dalam suasana waisak.

Antusias pelajar dan muda-mudi Buddhis Jambi untuk berpartisipasi dalam kegiatan Dhamma di Patria Cup 2013 ini ditunjukkan dengan ramainya peserta perlombaan. Dibantu ‘promosi’ dari para orang tua dan guru-guru agama Buddha di Jambi, ratusan remaja Buddhis diajak untuk ikut serta dalam setiap cabang lomba tersebut. Salah satunya yakni LCC Dhamma, diadakan pada tanggal 21 April 2013 di vihara Jaya Manggala Jambi dan diikuti lebih dari 100 peserta dari 30 tim lebih dan lomba ini dipertandingkan sesuai tiga tingkatan pendidikan, yakni SD, SMP dan SMA.

Di minggu selanjutnya, 28 April 2013, berlangsung olimpiade Dhamma tingkat SMP dan SMA di vihara Jaya Manggala juga, dan lebih dari 50 remaja SMP dan SMA yang mendaftar dan mengerjakan masing-masing 100 soal tentang Dhamma sesuai dengan kategori pendidikannya. Meski awalnya olimpiade Dhamma ini hanya dipertandingkan untuk tingkat SMP dan SMA, namun ternyata banyak masukan dan saran dari orang tua dan guru-guru agama Buddha yang menginfokan bahwa para pelajar Buddhis SD pun banyak yang berminat untuk ikut serta dalam olimpiade Dhamma. Akhirnya, dengan pertimbangan dari Patria Jambi, perlombaan olimpiade Dhamma tingkat SD diadakan pada tanggal 5 Mei 2013 dan mempertandingkan puluhan pelajar SD dalam bidang pengetahuan Dhamma.

Untuk cabang perlombaan Dhammadesana, para peserta diajak untuk melatih mental berbicara di depan umum. Sebelum maju menampilkan kemampuannya, para peserta diberikan waktu beberapa menit untuk belajar melalui tips dan trik dalam berbicara di depan umum dari salah satu juri, Jumianto, yang juga adalah seorang guru agama Buddha di Jambi. Dengan konsep perlombaan public speaking, pada Patria Cup kali ini, peserta yang mendaftar pun menguji mental mereka dengan mengenalkan pengetahuan Dhamma mereka kepada umat di lantai dasar vihara Jaya Manggala tempat berlangsungnya bazaar Waisak. Di tengah suasana bazaar yang padat dengan umat yang datang, para peserta Dhammadesana yang rata-rata masih berusia muda (sekitar 15-21 tahun) dengan luar biasa menarik perhatian mata dan telinga umat yang berada di sana untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh mereka. Dan melalui kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2013 ini, semoga mereka bisa menjadi calon-calon Dhammaduta yang turut aktif dalam mempelajari, melestarikan dan mengenalkan Dhamma.

Pembacaan syair Dhammapada merupakan salah satu lomba yang menarik di Patria Cup tahun ini. Belasan peserta belajar untuk membacakan syair Dhammapada dengan benar dan indah serta bertanding dengan semangat di vihara Jaya Manggala Jambi untuk menjadi pemenang dalam perlombaan ini. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2013 ini mengajak para remaja Buddhis Jambi mengenal syair-syair Dhamma yang pernah disampaikan sang Buddha di zamanNya dan menjadi salah satu alternatif bagi mereka mempelajari Dhamma.

Sebagai puncaknya, setelah puja bakti Waisak yang dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2013, puluhan juara dari cabang-cabang perlombaan Patria Cup 2013 mendapatkan hadiah menarik berupa piala, piagam, medali dan bingkisan-bingkisan menarik sebagai kado Waisak mereka tahun ini. Semua peserta Patria Cup telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kemeriahan Waisak. Semangat mereka dan para umat dalam meramaikan festival olahraga dan seni ini serta semangat dalam Dhamma menunjukkan antusias luar biasa untuk menciptakan suasana Waisak yang luar biasa di Jambi. Melalui kegiatan bertajuk “Festival Olahraga dan Seni dalam Semangat Buddhis” ini, Patria Cup diharapkan menjadi rutinitas tahunan yang bermanfaat menjadi hiburan umat Buddha Jambi dan menjadi sarana pelestarian dan pengenalan Dhamma kepada semuanya  

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.