Kembali ke desa

Hi sobat PATRIA semuanya!!! Apa yang ada dipikiran sobat semua mengenai tinggal di pedesaan? Mencangkul di sawah? memberi makan ternak? Atau mungkin ada yang pernah ngerasain live-in waktu SMA atau Kuliah, merasakan gimana nikmatnya tinggal di desa. Terbebas dari hiruk pikuk kota metropolitan dan segala aktifitasnya yang padat,Senang, sudah pasti! [ foto lengkap disini ]

Menghirup udara segar pedesaan, beramah tamah dengan warga setempat, saking ramahnya setiap kali kerumah warga, PASTI disuguhkan berbagai macam makanan, kebayang dong gimana kita bertamu dari rumah warga yang satu ke warga yang lain, kenyang bangeeetttt!!! Hal itulah yang dirasakan oleh kami, DPC PATRIA Jakarta Barat.

 


Tapi pernah gak sih kalian membayangkan fasilitas-fasilitas umum di pedesaan itu seperti apa? Gimana cara warga menjangkau fasilitas umum tersebut? Dokter? Obat? Untuk berobat ke Rumah Sakit saja, warga yang sakit harus pergi ke kota terlebih dahulu melewati jalan yang jelek, becek, terjal dan berliku karena disampingnya jurang, jika malam penerangan disana sangat minim dan bahkan banyak jalan yang tidak dilengkapi dengan penerangan.


Atas dasar itulah dan karena ada kesempatan, kami dari DPC PATRIA Jakarta Barat sepakat untuk mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) di Temanggung. Kami mengadakan kegiatan baksos di dua desa diantaranya di desa Getas (Vihara Dhamma Sasana) dan desa Delen (Vihara Giri Dhamma Kumara). Perjalanan jauh yang ditempuh antara Jakarta – Temanggung tidak menyurutkan niat kami untuk melaksanakan baksos ini.


Hari pertama, Minggu, 12 Oktober 2013. Kami terlambat sampai di desa Getas tersebut karena ada satu jembatan yang harus kami lewati rusak dan sudah satu tahun pengerjaannya masih belum rampung juga padahal jembatan tersebut adalah jalan utama penghubung antar kabupaten. Alhasil kita mengambil jalan memutar lain yang lebih ekstrimmm... melewati jalan tanah disamping persawahan. Sesampainya di desa pertama warga sudah banyak berkumpul di area sekitar baksos, dan pasukan kami segera beraksi, engg.. inggg... enggg...!!! Begitu pendaftaran dibuka, warga segera berbondong-bondong memenuhi meja pendaftaran.


Apalagi stand pembagian kacamata baca, diminta antri saja susaahhh... tidak lama berselang kacamata tersebut sudah habis dibagikan, ga pake lama... sekitar jam 3 sore baksos selesai, dan kami didatangi oleh beberapa kepala daerah dan YM. Dhammakaro Mahatera yang hadir di acara peresmian dan berterima kasih kepada team dokter dan PATRIA karena sudah mau bersusah payah menyelenggarakan baksos didaerah mereka. Lalu kami menonton pertunjukan tari Reog yang dibawakan oleh masyarakat desa tersebut. Kemudian kami mengantarkan obat ke desa tujuan selanjutnya, desa Delen. Perjalanan ke desa ini benar-benar heboh dan mendebarkan, wow..!!! Mobil kami melalui jalan tanjakan yang tinggi, pas berada ditanjakan itu tidak terlihat sama sekali jalan turunan kebawahnya, sampai semua orang didalam mobil saling pandang dan menahan nafas pada saat turunan, setelah selesai mengantarkan obat, kami bergegas menuju tempat istirahat untuk isi ulang tenaga hari esok.


Hari kedua, Senin, 13 Oktober 2013. Pada saat sampai didesa kedua, desa Delen masih belum terlalu ramai. Pemandangan di sekitar Vihara Giri Dhamma Kumara benar-benar keren abisss!!! Kami mempersiapkan segala perlengkapan dan mulai baksos. Diluar kami lihat ada sekelompok anak kecil penari yang nantinya akan menari pada saat peresmian vihara. Pendaftaran pun dibuka, dan ternyata warga yang mendaftar jauh lebih banyak dari pada di desa pertama. Pada saat pelaksanaan baksos ini, kami berterima kasih kepada PATRIA Temanggung karena sudah membantu menjadi penghubung untuk mengatur warga dan menterjemahkan bahasa. Dan kami pun belajar sedikit bahasa Jawa, antara lain “nenggono ting meriko” (artinya: tunggu dipojok..), karena hanya berkata demikian tanpa menunjukkan tempat, beberapa warga menunggu dipojok ruangan, kacauuuu...!! dan kegiatan baksos di desa kedua pun selesai, kami berbenah dan menonton acara peresmian vihara. Hari terakhir yang melelahkan sekaligus menyenangkan.


Banyak pengalaman yang tidak terlupakan yang kami dapatkan dalam acara baksos kali ini. Kami dari DPC PATRIA Jakarta Barat juga pada kesempatan ini ingin mengucapkan terima kasih untuk para donatur, team dokter dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara baksos ini. Semoga pengalaman kami dapat menginsipasi banyak generasi muda lainnya, terutama PATRIA.
 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.