Menjadi Enterpreneur Sukses dengan Prinsip Dhamma

Menyambut HUT Patria ke-18, PATRIA DPC Denpasar kembali mengadakan Dhammatalk berskala nasional. Setiap tahunnya DPC PATRIA Denpasar rutin mengadakan Dhammatalk maupun Talkshow. Kali ini DPC Denpasar mengundang 2 pembicara ternama sekaligus yang ahli di bidangnya, yakni Y.M Dhammasubho Mahathera dan Bapak Joe Hartanto. Acara ini diadakan pada hari Sabtu, 21 Desember 2013 pukul 18.30 WITA di Swiss Bel-inn Hotel Seminyak. dengan tema yang diusung adalah “Menjadi Enterpreneur Sukses dengan Prinsip Dhamma”. [ foto lainnya ]

Sebagai umat biasa, tentunya kita tidak dapat lepas dari memiliki mata pencaharian. Akan tetapi, sebagai umat Buddhis, untuk memiliki mata pencaharian yang sesuai dengan ajaran Sang Buddha tentulah penting. Bagaimana caranya untuk sukses dengan tetap berprinsipkan Dhammalah yang akan menjadi titik poin pertanyaan kita. Berdasarkan latar belakang tersebutlah panitia tergerak untuk mengangkat tema ini.

Para peserta yang hadir awalnya melakukan registrasi dengan memperlihatkan tiket masuk yang telah dipesan sebelumnya. Dhammatalk kali ini dihadiri oleh sekitar 300 orang, yang berasal dari kalangan umat Buddhis maupun simpatisan. Acara dimulai dengan tari penyambutan untuk menyambut pembicara dan undangan. Hadir pada kesempatan tersebut Bhikkhu Hemasilo, Ketua Magabudhi Bali, Sudiartha Indrajaya, Ketua FIB, Sherlie Mirani, Ketua Dayakasabbha dan Yayasan Vihara Buddha Sakyamuni Denpasar, Oscar Wanouw dan The Buun Hoo, Ketua DPD PATRIA Bali, Dwi Kangge, Ketua DPC PATRIA Denpasar, Catherine Kirana, Bp Merta Ada, dan tokoh-tokoh Buddhis di Bali lainnya.

Menambah suasana ulang tahun PATRIA dan untuk menambah semangat, ditampilaknan parade oleh kader-kader PATRIA Denpasar berjalan membawa spanduk ulang tahun dan bendera PATRIA sambil mengumandangkan Mars PATRIA kebanggaan kita. Hadirin pun turut berdiri dan ikut menyanyikan Mars Patria. Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Dhammapada oleh anak-anak sekolah minggu Buddhis Vihara Buddha Sakyamuni Denpasar.

Selanjutnya adalah laporan dari ketua panita, yakni Nago Tejena tentang acara Dhammatalk tersebut serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah bersama mendukung dan menyukseskan acara ini. Dhammatalk kali ini dimoderatori oleh I Made Adnyana, S.H. yang juga merupakan mantan Ketua DPD PATRIA BALI. Adnyana lalu membacakan profil dari pembicara kita, yakni Y.M Dhammasubbho Mahathera yang merupakan dewan sesepuh Sangha Theravada Indonesia, dan Joe Hartanto, seorang entrepreneur dan penulis buku “Property cash Machine”.

Joe Hartanto menyampaikan materi tentang bagaimana kita sebagai umat, memiliki semangat dan prinsip untuk menjadi seorang entrepreneur. Beliau menjelaskan bahwa kita harus tetap fokus pada proses kita, tanpa terlena terlebih dahulu dengan hasil yang diharapkan. Pak Joe berbagi tentang kiat-kiat dan pengalaman beliau menjadi seorang entrepreneur, seperti tips untuk menambahkan “value” atau nilai unik tersendiri kepada tiap-tiap brand yang akan kita jalankan. Hal ini menuntut kita untuk lebih berkreasi dan siap dalam menjalani persaingan.

Setelah Joe Hartanto, Y.M Dhammasubho Mahathera menyampaikan materi beliau. Sebelum memberikan materi, beliau memberikan cinderamata terlebih dahulu kepada Joe Hartanto dan Ketua PATRIA. Dikatakan oleh Bhante bahwa seorang umat buddhis harus tetap menjalankan usahanya sambil berpegangan pada prinsip dana, sila, dan Samadhi.

. Sesi penyampaian materi berjalan lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta. Terutama saat sesi tanya jawab dan diskusi, tampak peserta bersemangat mengajukan pertanyaan kepada kedua pembicara. Dalam acara ini diselingi pula dengan nyanyian yang dibawakan oleh 3 orang rekan PATRIA di Bali.

Dhammatalk yang berdurasi kurang lebih selama tiga jam tersebut diakhiri dengan penyerahan piagam dan plakat oleh Ketua Panitia, Ketua DPC PATRIA Depasar, dan perwakilan sponsor kepada pembicara dan moderator, dan foto bersama seluruh panitia. Acara ini tentunya diharapkan dapat memberikan manfaat dan juga motivasi bagi kita semua. Tentunya semua yang kita lakukan agar tetap berpegang teguh pada ajaran Sang Buddha.

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.