Dan… “Mentari ‘kan Bersinar Lagi”

DPD Patria Bali, kembali merampungkan kreasi berupa drama elektronik atau juga bisa disebut film televisi (FTV). Karya yang digarap khusus menyambut Waisak 2557/2013 ini mengambil judul “Mentari ‘kan Bersinar Lagi”. Minggu (12/5) lalu, dilakukan preview terbatas sekaligus press conference di Hotel All Seasons, Denpasar. facebookIconSmall


Acara yang diikuti sejumlah awak media lokal Bali tersebut juga dihadiri jajaran pemain dan tim produksi dari Patria Bali. “Mentari ‘kan Bersinar Lagi” yang berdurasi 60 menit akan diputar perdana dalam acara nonton bareng di Vihara Buddha Sakyamuni, Denpasar, Minggu (19/5) malam.

“Selanjutnya kamu akan membawa karya ini ke vihara atau tempat lain di daerah-daerah di Bali. Jadi semacam roadshow, sekaligus berdiskusi dan sharing dengan teman-teman di daerah,” jelas Suwarcana selaku koordinator produksi.

Dijelaskan pula, sebagaimana produksi Patria Bali sebelumnya, tayangan kali inipun didiukung pemain dari kader-kader Patria di Bali. Begitu pula tim produksi dan penggarapan mulai dari pembuatan naskah sampai editing dikerjakan oleh rekan-rekan Patria. Tema cerita yang diangkat pun tak jauh dari keseharian anak muda dan keluarganya, dibumbui dengan konflik pergaulan, dan tentu saja pesan-pesan Dhamma yang dikemas secara ringan dan populer.

Cerita “Mentari ‘kan Bersinar Lagi” berpusat pada dua tokoh utama, Donika (diperankan Agus Kresna Putra) dan Kallita (diperankan Kartika Adiputra). Mereka berdua dibesarkan dari keluarga berkecukupan dan penuh kasih sayang. Namun beranjak dewasa, Doni menjadi berubah temperamental, acuh, angkuh dan pemarah. Tak hanya bersikap kurang baik terhadap Kallita, adik perempuan yang sangat menyayanginya, namun juga terhadap mama dan papanya. Doni tidak memahami, ada hal besar menyangkut dirinya dan Lita yang masih dirahasiakan orangtuanya. Akankah Donika terlambat menyadari dan kembali jadi anak yang baik?

Selain digarap dengan biaya yang sangat minim dan teknologi sederhana, “Mentari ‘kan Bersinar Lagi” juga untuk pertama kali melibatkan bintang tamu dari sosok figur publik. Bak gayung bersambut, musisi Dadang alias Danky, personel grup band kenamaan Navicula – juga pentolan Dialog Dini Hari – berkenan turut berperan sebagai sosok yang memberikan pencerahan bagi tokoh Donika.

Dalam produksi Patria Bali kali ini, secara khusus Dadang menyanyikan satu lagu terbaru dari grup Dialog Dini Hari yang belum dirilis secara umum. Lagu berjudul “Temui Diri” yang dimainkan secara live saat pengambilan gambar ini makin melengkapi jalan cerita, karena sarat dengan pesan-pesan spiritual. Seperti kata-kata “sombong datang dahulu, sesal terakhir memburu… jujur hilangkan derita, pikiran berbuah karma”

Sebelumnya, PATRIA Bali sudah menghasilkan “Tiada Lagi Keraguan” (2004), “Senyum Itu” (2005), “Maaf Aku Pernah Melupakanmu” (2008), “Kami Pasti Pulang” (2009), “Beri Kami Cahaya” (2010), “Bulan Tertutup Awan” (2011), dan “Cerita Untuk Kawan” (2012). Selain sejumlah kegiatan kepemudaan lainnya, PATRIA Bali mencoba untuk konsisten menghasilkan satu drama elektronik atau ada yang menyebut film televisi (FTV) tiap tahun, sebagai satu persembahan generasi muda untuk menyambut peringatan Hari Trisuci Waisak.

 

{fcomment}

 

Buku SMB

coversmb

Dapatkan ebook untuk Sekolah Minggu Buddhis. Ukuran file 51 Mb.